Duit Gratifikasi Mengalir ke Dana Pemenangan Bupati Safitri Malik? Ini Jawaban KPK

oleh
Tersangka Tagop Sudarsono Soulissa alias TSS dan JRK Foto : Tangkapan layar

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Apakah duit gratifikasi yang diterima tersangka Tagop Sudarsono Soulissa alias TSS mengalir ke dana pemenangan Bupati Buru Selatan, Safitri Malik saat Pilkada Tahun 2020?

Safitri Malik saat ini menjabat sebagai Bupati Buru Selatan Periode 2021-2026, setelah ia dan Wakil Bupati, Gerson Selsily memenangkan helatan Pilkada Bursel Tahun 2020 lalu.

Gubernur Maluku, Murad Ismail melantik Safitri Malik Soulissa dan Gerson Eliaser Selsily sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan Masa Jabatan 2021-2026 yang dilangsungkan di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Selasa (22/6/2021). Foto : tangkapan layar

Pasangan ini dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bursel Masa Jabatan 2021-2026 pada 22 Juni 2021 lalu oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail di Ambon.

Menariknya, suami Safitri, Tagop Sudarsono Soulissa alias TSS yang juga mantan Bupati Bursel dua periode itu resmi jadi tersangka tindak pidana gratifikasi dan TPPU proyek pembangunan jalan di Kabupaten Buru Selatan Tahun 2011-2016.

BACA JUGA : Tagop Akhirnya Jadi Tahanan KPK

Tersangka Tagop diduga menerima fee senilai Rp. 10 miliar dari tersangka IK, pihak swasta yang mendapatkan proyek.

Diduga duit gratifikasi yang diterima tersangka Tagop mengalir ke dana pemenangan Bupati Safitri Malik saat jadi maju sebagai kontestasi Pilkada Bursel 2020 lalu.

Ditanyai wartawan apakah duit gratifikasi yang diterima tersangka Tagop mengalir ke dana pemenangan Bupati Safitri, Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar mengaku saat ini penyidik KPK masih bekerja.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar. Foto : Tangkapan layar

“Apakah ada dugaan (uang gratifikasi mengalir ke dana kampanye Safitri Malik), teman-teman penyidik masih bekerja,”jawab Lili singkat didampingi Deputi Penindakan KPK, Karyoto dan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat berikan keterangan pers di gedung KPK di Jakarta, Rabu (26/1/2022) yang disiarkan secara live melalui kanal youtube KPK RI.

BACA JUGA : Rumah dan Apartemen Tagop Disita KPK

Sebagaimana diketahui, Tagop kini resmi jadi tahanan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka perkara tindak pidana [enerimaan hadiah atau gratifikasi dan TPPU empat paket proyek pembangunan jalan (PPJ) di Kabupaten Buru Selatan Tahun 2011-2026.

BACA JUGA :  Pasien Covid-19 Asal Ambon Meninggal di RST

Suami dari Bupati Bursel Aktif saat ini itu tidak sendiri jadi tersangka. KPK juga tetapkan orang kepercayaan Tagop, JRK serta IK selaku pihak swasta yang memberikan fee sebagai tersangka juga.

Tersangka Tagop ditahan KPK di Rutan Polres Jakarta Timur, sedangkan tersangka JRK ditahan KPK di Rutan Polres Jakarta Pusat.

Sementara tersangka IK belum ditahan dan diminta untuk kooperatif. (Ruzady)

No More Posts Available.

No more pages to load.