Serahkan SK Hutan Sosial dan Tora se-Indonesia Termasuk Untuk Maluku, Ini Pesan Presiden Jokowi

oleh
Foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Presiden RI, Joko Widodo serahkan Surat Keputusan (SK) Hutan Sosial, dan SK Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) se-Indonesia termasuk untuk Maluku. Acara penyerahan ini diikuti langsung Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno secara virtual, Kamis (3/2/2022), dari Lantai VII Kantor Gubernur Maluku di Ambon.

Prosesi Penyerahan SK dilakukan Presiden di Sumatera Barat, turut didampingi sejumlah Menteri di antaranya, Menteri Pariwisata RI, Sandiaga Uno, Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sumatera Barat. Turut hadir secara virtual para Gubernur dan penerima SK Hutan Sosial dan Tora se-Indonesia.

Foto : Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku

Usai penyerahan secara simbolis oleh Presiden, ditindaklanjuti penyerahan oleh Wagub Maluku kepada tiga penerima SK.

Untuk Maluku, penerima SK ini masing-masing SK Penetapan Hutan Adat, Jerry Notanubun dari Kabupaten Maluku Tenggara, penerima SK Hutan Sosial, dari Persatuan Pengelolaan Hutan Desa, Kabupaten Buru Selatan, yang di terima oleh Balitaran Latbual dan penerima SK Tora, Arifin Ipa, tokoh masyarakat Desa Waiperan.

Sebagaimana diketahui sejak lima tahun terakhir, pemerintah memiliki perhatian khusus terhadap redistribusi aset melalui program reforma agraria.

Program ini penting untuk pemerataan ekonomi, khususnya di pedesaan dan sekitar Kawasan hutan. Reforma agraria juga juga menjadi salah satu jawaban untuk mengatasi sengketa agraria yang terjadi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi dalam sambutannya, meminta agar masyarakat yang memperoleh hak pengelolaan hutan dan lahan dari pemerintah menggunakan lahan tersebut untuk kegiatan produktif. Ini dimaksudkan agar dapat memberikan manfaat yang besar bagi ekonomi masyarakat.

“Apa saja yang akan dilakukan bapak/ibu setelah menerima SK ini. Jangan setelah diberikan lahan tersebut tidak di apa-apain. Segera di tanami, 50 persen dari lahan yang sudah ada dengan menanam pohon berkayu, 50 persen lagi sisanya bisa ditanami tanaman apa saja. Silakan tanami jagung, kedelai, padi atau ditanami buah-buahan. Saya harap bapak/ibu dapat memanfaatkan lahan yang sudah ada ini, sehingga memiliki manfaat yang besar bagi ekonomi kita, bagi ekonomi masyarakat,’’ imbau Presiden.

BACA JUGA :  Kemenkominfo Siapkan Infrastruktur Pendukung SATRIA-1, Ada di Kota Ambon

Kepala negara pun mengingatkan, akan melakukan pengecekan guna memastikan lahan tersebut betul-betul dipakai untuk kegiatan-kegiatan produktif dan tidak ditelantarkan.

Mengakhir sambutannya, Presiden mengingatkan agar hak pengelolaan tersebut tidak dipindahtangankan. “Jangan sampai sudah dapat SK ini kemudian dipindah tangankan ke orang lain. Hati-hati SK yang sudah kita berikan ke bapak-ibu sekalian betul-betul dipakai untuk kegiatan produktif dan jangan dipindahtangankan atau diuangkan. Jika ditahu, kita akan cabut SK-nya. Hati-hati kita berikan untuk kegiatan produktif, tidak untuk dipindah tangankan,” kata Presiden mengingatkan.

Untuk Provinsi Maluku, penyerahan SK Hutan Sosial dan Tora diserahkan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nathaniel Orno usai penyerahan secara simbolis oleh Presiden Jokowi bagi penerima SK se-Indonesia.

Kepada wartawan, Penjabat Sekda Maluku, Sadli Ie yang hadir dampingi Wagub menjelaskan dari 10 SK yang diberikan kepada Maluku, 9 merupakan SK Hutan Sosial, dan 1 SK TORA, didalamnya terdapat 1.335 Kepala Keluarga (KK).

Sebagai tindaklanjut, kata Sadli pemerintah melalui Balai Penetapan Kawasan Hutan, dan Balai Perhutanan Sosial akan melakukan pendampingan terhadap penerima SK yang selama ini telah menghasilkan prodak dari kelompok tani.

“Ini yang akan kita dorong terus, dilakukan pendampingan, pengawasan, sehingga apa yang mereka miliki tidak dipindah tangankan sesuai arahan Presiden,”tandasnya. (Ruzady/Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku)

No More Posts Available.

No more pages to load.