Izin ke WC, Ayah Kandung Pelaku Pelecehan dan Penganiayaan Bocah 5 Tahun di Bursel Kabur dari Polsek Namrole

by
Ilustrasi

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Bendri Nurlatu (33), ayah kandung pelaku pelecehan dan penganiayaan terhadap Feren Nurlatu, bocah perempuan usia 5 tahun di Kabupaten Buru Selatan masih dikejar aparat kepolisian pasca kabur dari Mapolsek Namrole.

Ayah Feren ini diketahui kabur dari Mapolsek Namrole pada 22 Januari 2022 lalu usai diamankan.

Sementara korban yang merupakan anak kandungnya itu meninggal dunia di RSUD Namrole, Selasa 8 Januari 2022 kemarin setelah dirawat sejak 18 Januari lalu.

BACA JUGA : Feren, Bocah di Namrole, Dianiaya dan Dilecehkan Ayah Kandung Akhirnya Meninggal Dunia

Kasi Subsi Penmas Polres Pulau Buru, Aipda M.Y.S. Jamaludin yang dikonfirmasi terasmaluku.com, Rabu (9/2/2022) tak menampik kaburnya ayah kandung Feren itu.

Statusnya masih diamankan saat kabur. “Waktu dia diinterogasi, minta izin ke WC, lalu kabur, nanti lebih jelasnya bisa konfirmasi ke Kabid Humas (Polda Maluku),”kata Jamaludin saat dihubungi dari Ambon.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat

Terpisah Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Rum Ohoirat yang dikonfirmasi terasmaluku.com membenarkan insiden kaburnya Bendri Nurlatu, pelaku pelecehan dan penganiayaan Feren (5) dari Mapolsek Namrole.

“Yang bersangkutan itu ditangkap pada 22 Januari 2022 sore, kemudian diamankan kemudian malam itu mau dilakukan pemeriksaan oleh Kanit Serse, tapi sungguh kita sayangkan, mungkin ketelodoran sehingga yang bersangkutan (Bendri Nurlatu) bisa melarikan diri,”kata Juru Bicara Polda Maluku saat dihubungi Rabu malam.

Sampai saat ini kata Ohoirat, pelaku masih dalam pengejaran polisi. “Sejak itu dilakukan pengejaran, tapi dia lari pada malam hari, kondisi malam itu kita taulah bagaimana disana, dia melarikan diri dikejar anggota tapi gelap gulita, hilang,”tandasnya. (Ruzady)

BACA JUGA :  Danrem 151/Binaiya Berikan Jam Komandan Anggota Dan Persit

No More Posts Available.

No more pages to load.