Camat Selaru dan Bendahara Jadi Tersangka Korupsi

by
Ilustrasi

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menetapkan Camat Selaru inisial ZE dan DZB selaku Bendahara sebagai tersangka korupsi pengelolaan keuangan Kecamatan Selaru yang bersumber dari APBD kabupaten setempat Tahun Anggaran 2018.

Camat dan Bendahara resmi ditetapkan sebagai tersangka sejak 17 Februari 2022.

Z E ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar Nomor : B-216/Q.1.13 /Fd.2 /02/2022 tanggal 17 Februari 2022, sedangkan DZB Nomor : B-217/Q.1.13 /Fd.2/02/2022 tanggal 17 Februari 2022.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Maluku, Wahyudi Kareba.

“Penetapan Tersangka tersebut dilakukan setelah sebelumnya dilakukan serangkaian tindakan penyidik mengumpulkan alat bukti berupa keterangan saksi-saksi, ahli dan setelah adanya hasil perhitungan kerugian negara/daerah dari APIP sehingga penyidik telah memperoleh bukti permulaan yang cukup,”kata Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba Sabtu (19/2/2022).

Kerugian Keuangan Negara/Daerah dalam perkara ini berdasarkan hasil perhitungan APIP yaitu sejumlah Rp625.215.596.

Kedua tersangka lanjut Juru Bicara Kejati Maluku ini belum dilakukan penahanan. “Belum ditahan, nanti dipanggil (untuk jalani pemeriksaaan sebagai tersangka) dulu,”tandasnya. (Ruzady Adjis)

BACA JUGA :  Polda Maluku : Huruf-Huruf Di Tubuh Ikan Bukan Hal Luar Biasa

No More Posts Available.

No more pages to load.