Kunjungi Korem 151/ Binaiya, Pangdam : Prajurit Pattimura Harus Jadi Pelindung dan Perekat Bangsa

oleh
oleh
Pangdam XVI/ Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVI/ Pattimura, Ny. Selly Richard Tampubolon mengunjungi Makorem 151/ Binaiya, Selasa (8/3/2022). FOTO : PENDAM16

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVI/ Pattimura, Ny. Selly Richard Tampubolon mengunjungi Markas Korem 151/Binaiya, Selasa (8/3/2022).

Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh Danrem 151/ Binaiya, Brigjen TNI Arnold A.P. Ritiauw yang didampingi Ny. Dessy Arnold Ritiauw beserta pejabat utama Korem 151/ Binaiya, diiringi tarian Cakalele oleh prajurit Korem 151/ Binaiya.

Dalam kunjungannya, Pangdam memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 151/ Binaiya di Aula Baileo Slamet Riyadi.

Pangdam mengucapkan terima kasih kepada Korem 151/Binaiya beserta jajaran yang telah mendukung kinerja Kodam XVI/Pattimura dengan baik.

Pangdam juga menerima paparan singkat dari Danrem dan sejumlah Dandim.

Setelah itu, Pangdam berpesan agar seluruh Komandan Satuan mulai dari Korem hingga Danramil untuk selalu kompak dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada. Pelajari setiap histori wilayah yang ada di satuan masing-masing.

Menyikapi persoalan yang akhir-akhir ini sering terjadi di Maluku baik itu seperti separatisme, paham radikal, Pangdam berpesan seluruh prajurit harus bersikap netral tidak memihak siapapun khususnya pada pengikut akut paham radikal.

“Tentara harus loyal tegak lurus keatas, kapan negara membutuhkan, TNI membutuhkan, komadan membutuhkan maka anggota TNI harus loyal tegak lurus keatas”, tegas Pangdam.

“Kita harus bisa menjadi solusi adanya semua potensi-potensi konflik yang dapat menghancurkan, menimbulkan kerugian personel dan materiil,” kata Pangdam lagi.

Diakhir amanatnya, Pangdam menghimbau agar PNS dan prajurit tidak melakukan pelanggaran.

“Saya berharap tidak ada lagi pelanggaran, kasus disersi, perkelahian dan lainnya. Di setiap konflik, TNI selalu hadir dapat menyelesaikan masalah, para insan intelijen dan aparatur teritorial laksanakan tegur sapa kepada masyarakat, tokoh masyarakat, laksanakakan komunikasi sosial untuk mencegah konflik di masyarakat. Jaga kekompakan di lapangan, jangan jadikan perbedaan sebagai pemisah, tapi jadikan perbedaan sebagai pemersatu kita. Jadilah prajurit Pattimura sebagai pelindung dan perekat bangsa,”jelas Pangdam. (Pendam16)

BACA JUGA :  Bermodalkan hp,Raih penghasilan tambahan dari internet hanya dengan aplikasi ini

No More Posts Available.

No more pages to load.