Kerap Beraksi di Jalanan Kota Ambon, Dua Penjambret Ini Akhirnya Diciduk Polresta Ambon

oleh
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Raja Arthur Lumonga Simamora (tengah) saat berikan keterangan pers di Mapolresta Ambon, Rabu (16/3/2022). Foto : Humas Polresta Ambon

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aparat kepolisian Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease berhasil menciduk dua orang pelaku pencurian dengan kekerasaan atau jambret yang kerap beraksi di jalanan Kota Ambon saat malam hari.

Pelaku jambret yang berhasil diciduk ini masing-masing Y.M (22) alias U dan A.M (23). Keduanya merupakan warga Wara, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polresta Ambon.

BACA JUGA : Kasus Pembunuhan di Mardika, Polresta Ambon Tetapkan 4 Tersangka

Kapolresta Ambon, Kombes Pol. Raja Arthur Lumonga Simamora menjelaskan, penangkapan kedua tersangka ini berawal dari Laporan Polisi Nomor : LP/B/126/III/2022/SPKT/Polresta Ambon/Polda Maluku, Tanggal 11 Maret 2022.

Kasus pencurian dan kekerasan ini dilaporkan S.M (36), korban.

Dijelaskan mantan Kapolres Maluku Tengah ini, kasus pencurian dengan kekerasan ini dialami korban pada Jumat 11 Maret 2022 lalu.

Saat itu, korban pada Jumat malam sekira pukul 22:00 WIT, korban yang tengah kendarai sepeda motor di Jl. Imam Bonjol Kecamatan, Sirimau Kota Ambon dan dipepet oleh kedua tersangka yang berboncengan.

Dari sini, salah satu tersangka merampas tas yang sedang dibawa korban.

Uang tunai korban seniai Rp. 11.000.000 ditambah 1 buah Handphone merk Samsung J7 Prime pun raib digasak kedua tersangka disamping korban juga alami luka lecet pada leher samping kanan dan juga lecet jari kelingking tangan kanan akiba perbuatan tersangka saat merampas tas milik korban.

Usai alami kejadiaan tersebut, korban kemudian datangi SPKT Polresta Ambon membuat laporan polisi sekitar pukul 22:30 WIT.

Berdasarkan informasi dari korban tersebut, Tim Buser Polresta Ambon langsung dikerahkan lakukan penyelidikan.

Kedua tersangka kemudian diciduk di kawasan Stain Ambon. Keberadaan kedua tersangka ini terbongkar dari sepeda motor yang dipakai kedua tersangka saat melancarkan aksi terhadap korban S.M.

BACA JUGA :  Perkuat Akses Digital, LinkAja Hadirkan Solusi Pembayaran di Kota Ambon

Kemudian dari hasil pengembangan, Tim Buser lanjutkan menuju kos-kosan tempat tinggal kedua tersangka.

Di kamar kosan tersangka ini, ditemukan sejumlah barang bukti tas milik korban S.M yang sudah dibakar tersangka.

Dari tangan para tersangka juga di amankan masing – masing uang tunai sejumlah Rp. 4.850.000 dari tersangka A.M. dan uang tunai sejumlah Rp. 5.237.000 dari tersangka Y.M. dan 1 (satu) buah HP (Hand Phone) merek Samsung J7 Prime berwarna Gold yang adalah milik korban.

“Modus Operandinya, para tersangka membuntuti korban, sesampainya di lokasi kejadian yang sepi, para tersangka langsung memepet sepeda motor yang ditumpangi korban dan langsung merampas tas milik korban,”kata Kapolres di Ambon, Rabu (16/3/2022).

Rupanya, dari hasil pengembangan pasca ditangkap polisi, kedua tersangka ini sudah berulang kali lakukan kejahatan serupa.

Sebelumnya pada 14 Februari 2022 di JL. Kebun Cengkih, Kecamatan Sirimau, kedua tersangka ini menggasak tas salah satu korban yang berisikan uang tunai senilai Rp. 6.000.000 disamping satu buah handphone.

Bahkan korban bersama anaknya yang masih balita sampai alami luka akibat terjatuh dari sepeda motor saat berusaha mempertahankan tasnya ketika itu.

Kasus yang satu ini kemudian dilaporkan ke polisi dengan LP Nomor : LP/B/31/II/2022/ SPKT/ SEK SIRIMAU/RESTA AMBON/ MALUKU.

Sebelumnya juga kedua tersangka juga melakukan aksi kejahatan serupa pada 7 Desember tahun lalu di JL. Jenderal Sudirman, Desa Hative Kecil dengan menggasak kalung dan liontin emas serta dompet korban lainnya.

Kasus tersebut dilaporkan ke polisi dengan LP Nomor : LP/B/126/XII/2021/ SPKT/ SEK SIRIMAU/RESTA AMBON/ MALUKU.

Atas kejahatan yang dilakukan, kedua tersangka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara sebagaimana disangkakan dengan Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 1 dan ke 2 KUHP. (Ruzady Adjis)

No More Posts Available.

No more pages to load.