Gubernur Murad Rombak Birokrasi Lagi, 8 Pejabat Dilantik, Sartono Pinning Out dari Kursi Kadinsos Maluku

by
Gubernur Maluku, Murad Ismail melantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional Ahli Utama lingkup Pemprov Maluku di lantai VII Kantor Gubernur, Jumat,(22/04/2022). Foto : Biro Adpim Setda Provinsi Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail kembali rombak birokrasi di Pemerintah Provinsi Maluku.

Perombakan birokrasi kali ini ditandai dengan melantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional Ahli Utama lingkup Pemprov Maluku di lantai VII Kantor Gubernur, Jumat (22/4/2022).

Pengambilan sumpah/janji pelantikan itu berdasarkan Keputusan Gubernur Maluku Nomor 430 – 431 Tahun 2022 / tanggal 13 April Tahun 2022 dan Nomor 444 Tahun 2022 tertanggal 21 April 2022.

Para pejabat yang dilantik Gubernur Maluku, Murad Ismail, Jumat (22/4/2022). Foto : Biro Adpim Setda Provinsi Maluku

Dari perombakan birokrasi kali ini, salah satunya ada nama Sartono Pinning yang dilantik menjadi Widyaiswara Ahli Utama, Pining sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku.

Kemudian Denny D. Lilipory yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Provinsi Maluku kini mengemban tugas baru sebagai Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.

Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Provinsi Maluku yang ditinggal Denny, kini diduduki Margaretha E. E. Samson.

Selanjutnya ada nama Poppy Bachmid yang dilantik duduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku dan David S. Katayane kini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan, gantikan posisi yang ditinggal Poppy Bachmid.

Daniel E. Indey juga dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku setelah sebelumnya menjabat sebagi Plt Kaban Kesbangpol.

Selain itu, Gubernur Murad juga melantik Ilham Tauda menjadi Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Definitif setelah sebelumnya berstatus Plt.

Dan terakhir ada nama dr. Nazarudin yang dilantik sebagai Direktur RSUD Dr. M. Haulussy.

Gubernur dalam arahannya menyatakan, dalam kurun waktu tiga tahun, penyelenggaraan pemerintahan diterpa berbagai tantangan akibat kondisi pandemi Covid-19. Namun dalam berbagai indikator pembangunan utama yang dirilis Badan Pusat statistik (BPS), menunjukkan kemajuan signifikan di bidang ekonomi, sosial, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta sektor pembangunan lainnya.

“Bahkan untuk angka kemiskinan memperlihatkan progres yang sangat positif yaitu mengalami penurunan dari 17,99 pada tahun 2020 menjadi 16,30 pada tahun 2021. Penurunan angka kemiskinan ini, merupakan penurunan angka kemiskinan terbesar untuk seluruh wilayah Indonesia, dan menjadi penurunan terbesar selama 10 tahun terakhir di Provinsi Maluku,” katanya.

Pemerintah ,sambung Gubernur, terus berupaya mengejar target-target pembangunan yang belum tercapai. Untuk itu, akselerasi pembangunan perlu dilakukan guna mewujudkan birokrasi yang mampu bergerak cepat, tepat dan terukur dalam mengimplementasikan visi dan misi pemerintah daerah. “Dalam konteks itulah, kita melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan hari ini,” ujarnya.

Sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, kepala daerah menegaskan sekaligus menginstruksikan hal-hal strategis.

Pertama, memasuki triwulan ke-2 tahun anggaran 2022, Gubernur meminta pejabat yang baru dilantik untuk melakukan konsolidasi dan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

Kedua, melakukan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sesuai tugas pokok dan fungsi, untuk mengejar target pembangunan yang telah ditetapkan.

Ketiga, penyebaran Covid-19 menunjukkan kecenderungan menurun. Meski begitu, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan terus melakukan berbagai langkah strategis dalam penanganan pandemi, terutama percepatan program vaksinasi untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat.

Keempat, pejabat yang baru dilantik dituntut bekerja secara profesional dan menjaga integritas sebagai ASN, serta menciptakan inovasi bagi percepatan pembangunan daerah serta kemaslahatan masyarakat Maluku.

“Saya selalu mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah, negara dan masyarakat tetapi juga kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa. Akhirnya saya mengucapkan selamat bertugas dan berkarya bagi para pejabat yang baru dilantik hari ini

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Penjabat Sekda Maluku Sadali Ie dan sejumlah pimpinan OPD lingkup provinsi Maluku. (Ruzady Adjis/Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku)