Berkah Idul Fitri, Ratusan Napi di Maluku Peroleh Remisi Khusus, Satu Langsung Hirup Udara Segar

by
Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku, H. M. Anwar serahkan SK Remisi pada upacara pemberian Remisi yang dipusatkan di Lapas Kelas IIA Ambon, Senin (2/5/2022). Foto : Kanwil KemenkumHAM Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-424 narapidana (napi) dan anak pidana di Maluku peroleh Remisi Khusus (RK) Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah/Tahun 2022. Salah satunya langsung bebas.

Pengurangan hukuman ini terbagi dalam dua kategori yaitu remisi sebagian atau RK 1 dan langsung bebas atau RK 2.

Penyerahan remisi ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan pemberian RK Idul Fitri oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku, H. M. Anwar yang dilangsungkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, Senin (2/5/2022).

Kepala Divisi Pemasyarakatan Maluku, Saiful Sahri mengungkapkan ratusan napi yang diusulkan untuk peroleh RK Idul Fitri berasal dari 13 Lapas/Rutan/LPKA yang ada di Maluku. Sedangkan dua UPT lainnya yaitu Lapas Saparua dan Wonreli tidak ada yang masuk daftar usulan.

BACA JUGA : 448 Napi di Maluku Diusulkan Dapat Remisi Khusus Lebaran Tahun Ini, Salah Satunya Bisa Langsung Hirup Udara Segar

Totalnya sebanyak 448 narapidana yang masuk daftar usulan itu. “Sementara SK yang turun hari ini berjumlah 424 orang dimana 1 orang didalamnya langsung bebas, 26 lainnya menunggu perbaikan data serta 2 orang dibatalkan usulannya karena melakukan pelanggaran,” urai Saiful.

Satu orang napi yang langsung bebas tepat di momen lebaran kali ini berasal dari Lapas Kelas IIB Masohi setelah peroleh RK II, besaran remisinya1 Bulan.

Sementara RK I sebanyak 423 orang yang terdiri dari Besaran 15 Hari sebanyak 66 orang, 1 Bulan 286 orang, 1 Bulan, 15 Hari 63 orang, dan 2 Bulan 8 orang.

Rincian pemberian RK Idul Fitri 2022 di lingkup Kanwil Kemenkumham Maluku yaitu Lapas Kelas IIA Ambon 155 orang, Lapas Kelas IIB Piru 50 orang, Lapas Kelas IIB Tual 10 orang, LPKA Kelas II Ambon 6 orang, LPP Kelas III Ambon 18 orang, Rutan Kelas IIA Ambon 47 orang, Rutan Kelas IIB Masohi 41 orang, Lapas Kelas III Banda 8 orang, Lapas Kelas III Namlea 50 orang, Lapas Kelas III Wahai 14 orang, Lapas Kelas III Geser 7 orang, Lapas Kelas III Dobo 17 orang dan Lapas Kelas III Saumlaki 1 orang.

Sebelumnya, saat bacakan sambutan tertulis Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly, Kakanwil KemenkumHAM Provinsi Maluku, H. M. Anwar pada acara penyerahan SK RK Idul Fitri ini mengatakan Remisi yang diperoleh merupakan bentuk penghargaan atas perubahan perilaku yang ditunjukan Narapidana ketika berada di Lapas/Rutan/LPKA.

Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku, H. M. Anwar saat bacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM pada penyerahan Remisi Khusus Idul Fitri 1443 Hijriah di Lapas Kelas IIA Ambon, Senin (2/5/2022). Foto : Humas Kanwil KemenkumHAM Maluku

“Remisi dimaksudkan untuk mempercepat proses reintegrasi sosial sehingga Narapidana dapat segera kembali ke tengah masyarakat, tentu jika telah memenuhi syarat administrasi dan subtantifnya,” kata Anwar.

Ia menyampaikan bahwa Narapidana harus mendapat kesempatan yang luas untuk bersosialisasi dengan masyarakat, dan pada sisi lain, masyarakat harus berpartisipasi secara aktif dan memberikan dukungan dalam pembinaan narapidana sebagai wujud tanggung jawab sosial.

Pemberian RK Hari Raya Idul Fitri diharapkan dapat dijadikan sebagai renungan dan motivasi bagi narapidana untuk selalu introspeksi diri dan terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik.

Penulis : Ruzady Adjis

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS