Tiga Napi di Maluku Peroleh Remisi Khusus Waisak, WNA Asal Myanmar Ini Langsung Bebas

by
Kadivpas Kanwil KemenkumHAM Provinsi Maluku, Saiful Sahri saat serahkan SK Remisi Khusus (RK) Waisak kepada narapidana penerima remisi di Lapas Ambon, Senin (16/5/2022). Foto : Kanwil KemenkumHAM Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tiga orang narapidana di Maluku peroleh Remisi Khusus Waisak tepat di Hari Raya Waisak Tahun 2022, Senin (16/5/2022). Satu diantaranya yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Myanmar langsung bebas.

Pengurangan masa tahanan atau remisi khusus hari besar keagamaan ini ditandai dengan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pemberian RK Waisakoleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kadivpas) Provinsi Maluku, Saiful Sahri di Lapas Kelas IA Ambon, Senin kepada napi penerima remisi.

Remisi ini diberikan setelah sebelumnya Kanwil KemenkumHAM Maluku ajukan tiga nama napi tersebut ke dalam daftar usulan untuk peroleh RK Waisak Tahun 2022 dan disetujui Menteri Hukum dan HAM RI berdasarkan keputusan Nomor : PAS-675.PK.05.04 Tahun 2022.

BACA JUGA : Tiga Napi di Maluku Diusulkan Peroleh Remisi Khusus Waisak, Direstui MenkumHAM, Satu Langsung Bebas

Kadivpas Kanwil KemenkumHAM Provinsi Maluku, Saiful Sahri mengatakan, tiga napi yang peroleh RK Waisak ini berasal dari Lapas Ambon sebanyak 2 orang dengan rincian masing-masing peroleh RK I besaran remisi 1 bulan dan satu lagi RK II besaran remisi 2 bulan.

Sedangkan 1 orang lagi napi asal Lapas Kelas III Dobo di Kepuluan Aru juga peroleh RK I besaran remisi 1 bulan.

Untuk RK II bagi 1 napi di Lapas Ambon, kata Saiful, merupakan WNA asal Myanmar. Dia pun langsung bebas setelah peroleh RK II Senin tadi.

“Jumlah penerima Remisi Khusus Waisak 2022 untuk Kanwil Maluku berjumlah 3 orang, Lapas Ambon 2 orang masing-masing satu RK I dan satu lagi RK II dan langsung bebas, sedangkan Lapas Dobo 1 orang peroleh RK I,”ungkapnya Senin.

Khusus untuk narapidana yang merupakan WNA asal Myanmar ini, lanjut Saiful, usai pemberian Remisi langsung diserahkan oleh Lapas Ambon kepada Imigrasi Ambon.

BACA JUGA :  PMKRI Maluku Malut Seruhkan Warga Tetap Jaga Situasi Kondusif

Dalam arahannya saat penyerhan SK RK Waisak ini Senin pagi tadi, Saiful mengatakan Remisi adalah Hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah memenuhi syarat administrasi dan substantif.

Pemberian Remisi juga kata dia, sudah melalui sistem terintegrasi melalui SDP, tidak dipungut biaya.

“Remisi merupakan hadiah negara bagi perubahan perilaku WBP,”tandasnya

Penulis : Ruzady Adjis

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.