Sasar Kecamatan Mauk di Tanggerang, Social Volunteering Pascasarjana UMB Perkuat Literasi Warga

by
Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB), Heri Budianto membuka aktifitas social volunteering atau sosial relawan mahasiswa Angkatan 38, Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi UMB di Kecamatan Mauk, Kota Tanggerang, Banten, Sabtu (28/5/2022). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-Setelah cukup lama tidak menggelar program offline, Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta, Sabtu (28/5/2022), kembali melakukan program pengabdian masyarakat.

Kali ini, mahasiswa Angkatan 38, Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi UMB melakukan aktifitas social volunteering atau sosial relawan yang mengambil lokasi di Kecamatan Mauk, Kota Tanggerang, Banten.

Meski hanya berlangsung satu hari, namun kegiatan yang dirancang sejak awal tahun 2022 ini memiliki sejumlah kegiatan literasi yang sangat padat.

Mahasiswa Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi UMB melakukan aktifitas social volunteering atau sosial relawan yang mengambil lokasi di Kecamatan Mauk, Kota Tanggerang, Banten

Menurut Ketua Panitia, Rina Rahmadani yang juga ketua angkatan 38 kelas Meruya ini, persiapan yang dilakukan mencakup semua aspek mulai dari edukasi hingga hiburan.

‘’Ini hasil kerjakeras panitia yang sukses menggelar kegiatan ini. Angkatan 38 yang terdiri dari Kampus UMB yakni Meruya, Warung Buncit dan Menteng berkolaborasi bersama melahirkan program yang akhirnya bisa digelar dengan baik,’’ jelas Rina.

Rina menyebutkan sasaran paling penting adalah literasi, karena itu ia dan panitia yang mengemas kegiatan ini, menjadikan pemuda, sekolah, pesantren serta UMKM dan pemberdayaan perempuan sebagai cara meningkatkan pemahaman tentang banyak hal. Diantaranya kemampuan public speaking hingga kemampuan mengelola organisasi termasuk menggunakan dunia maya atau internet sebagai cara mempromosi dan mempublikasi berbagai kegiatan di kecamatan paling ujung di Tanggerang ini.

Saat pembukaan, Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMB, Heri Budianto menyebutkan, program pascasarjana ilmu Komunikasi memang menjadikan social volunteering sebagai salah satu syarat pengambdian masyarakat yang harus dilakukan mahasiswa pascasarjana agar bisa membagi ilmu dan pengetahuannya kepada masyarakat.

‘’Ini adalah laboratorium sosial yang patut terus dikembangkan, apalagi latar belakang ilmu komunikasi memang merupakan bagian penting dari pengembangan komunikasi dalam masyarakat, ‘’ papar Heri.

Heru mengakui beragam program yang diajarkan dalam kegiatan ini, seperti bagaimana mengorganisir ssebuah kegiatan, bagaimana membangun brand atau mengembangkan kemampuan diri juga bagaimana mampu berbicara dengan piawai di depan umum, hingga Digital Marketing bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan Semua Bisa Jadi Jurnalis merupakan program yang menarik dan bisa meningkatkan kualitas pemuda serta warga di desa-desa di kecamatan ini.

BACA JUGA :  Tiga Mantan Calon Bupati Malra Deklarasi Dukung AMANAH  

Para peserta yang mengikuti kegiatan ini mengakui manfaat langsung dari kegiatan ini.

‘’Sangat membantu kami dalam proses kegiatan kami dan membangun percaya diri kami bahwa pemuda desa juga bisa berdaya,terutama tentang kepemimpinan, ‘’ jelas Abil, Ketua Karang Taruna Kecamatan Mauk. (Insany)

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.