Transaksi BBM Ilegal, Syahbandar Kobi Sadar Ungkap Mobil Tangki Agen Pertamina Angkut Solar ke Kapal Tangker

oleh
oleh
Mobil Tangki Agen Pertamina, milik PT. Hemevari Revic Pratama diduga melakukan pengisian BBM secara ilegal ke Kapal Kargo Clarity 06, yang berlabuh di Pelabuhan Kobi Sadar Desa Kobi Sadar, Kecamatan Seram Utara Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/5/2022). Bahkan pengisian BBM terjadi hingga malam harinya. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Transaksi bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal diduga terjadi di wilayah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Empat mobil tangki milik PT. Hemevari Revic Pratama diduga melakukan transaksi BBM secara ilegal ke Kapal Kargo Clarity 06 di Pelabuhan Kobi Sadar Desa Kobi Sadar, Kecamatan Seram Utara Timur, Kabupaten Malteng, Sabtu (28/5/2022). Bahkan pengisian BBM terjadi hingga malam harinya.

Mobil Tangki Agen Pertamina, milik PT. Hemevari Revic Pratama, diduga melakukan transaksi BBM secara ilegal ke Kapal Kargo Clarity 06, yang berlabuh di Pelabuhan Kobi Sadar Desa Kobi Sadar, Kecamatan Seram Utara Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/5/2022).

Kepala Syahbandar Kobi Sadar, Suharto saat dikonfirmasi mengatakan, ada empat mobil tangki milik PT. Hemevari Revic Pratama masuk membawa BBM ke kapal.

“Untuk legalitas itu tanggung jawab perusahaan. Untuk legalitas saya tidak tahu menahu,”kata Suharto saat dihubungi Terasmaluku.com Minggu (29/5/2022).

Suharto menyebutkan, jumlah BBM yang ditransfer ke kapal tersebut sebanyak 25 Kilo Liter (KL) jenis Dexlite. “Saya juga belum tau ada izin bungker atau tidak dari pihak perusahaan untuk pengisian ke kapal,” katanya.

Suharto mengungkapkan, sampat melakukan penolakan terhadap mobil tangki milik PT. Hemevari Revic Pratama. Karena diketahui sempat memasukan BBM jenis solar yang merupakan minyak subsidi.

“Memang pernah mereka kasih masuk itu Solar. Tapi saya tolak, tapi kali ini mereka angkut BBM jenis Dexlite untuk diisi ke kapal,” ungkap Suharto.

Namun Suharo mengakui tidak mengetahui mereka mendapatkan solar tersebut darimana, apakah di Pertamina Patra Niaga Depot Bula Kabupaten SBT atau di APMS Wahai Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Malteng.

Suharto mengatakan memberi izin PT. Hermevari Revic Pratama melakukan pengisian BBM ke Kapal Kargo di Pelabuhan Kobi Sadar pada Sabtu (28/5/2022).

Dia memberi izin karena perusahan agen resmi penyalur BBM Pertamina itu mengakui BBM yang ditranser ke kapal jenis Dexlite, non subsidi.

BACA JUGA :  Menteri Agama Hadiri Rakorwil Kemenag Maluku dan Deklarasi Pilkada Damai

Hengky, salah satu pengurus di PT. Hemevari Revic Pratama mengtakan BBM yang diisi ke kapal tangker tersebut merupakan BBM jenis Dexlite yang merupakan produk BBM non subsidi.

Namun dia mengaku tidak memiliki izin bungker ke kapal. Hanya saat masuk diberikan izin oleh pihak Syahbandar.

“Ia kami memang tidak punya izin banker ke kapal. Tapi kan ada izin dari pihak Sahbandar,” jelas Hengky saat dikonfirmasi Minggu, (29/5/2022).

Menurut Hengky, BBM tersebut diambil dari Pertamina Bula dengan tujuan APMS Wahai Kecamatan Seram Utara. “Setelah itu kami sedot kembali ke mobil tangki dan distor ke kapal,”katanya.

Selain itu, warga sekitar pelabuhan mengatakan, pengisian tersebut telah dilakukan berulang kali. Parahnya, pihak Syahbandar membiarkan begitu saja.

“Sering terjadi mobil tangki masuk areal pelabuhan pada waktu malam untuk pengisian BBM, kami warga juga tidak tau persis apakah itu minyak subsidi atau bukan,” ungkap warga yang minta namanya tidak disebutkan.

Meski pihak PT. Hemevari Revic Pratama menyebutkan BBM yang diisi ke kapal tangker merupakan produk Dexlite, namun dilain pihak Kepala Syahbandar Kobi Sadar mengakui sempat menolak mobil tangki masuk ke pelabuhan karena membawa BBM jenis solar untuk ditransper ke kapal tangker.

Sementara itu, Area Menager Communication, Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun mengungkapkan, tidak ada masalah BBM non subsidi seperti produk Dexlite dijual ke kapal kargo. “Kalau BBM subsidi seperti solar itu yang dilarang,” kata Edi saat dihubungi Terasmaluku.com, Senin (29/5/2022).

Edi mengatakan akan mengecek soal pengakuan Kepala Syahbandar Kobi Sadar yang menolak mobil tangki masuk ke Pelabuhan karena angkut Solar untuk dibawa ke kapal tangker. (Sofyan)

BACA JUGA :  Apa Artinya Efikasi Vaksin SINOVAC 65,3 % ? Oleh : Prof. Dr. apt. Zullies Ikawati

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.