Tanggapi Permintaan DPRD, Pemkot Ambon Kaji Ijin Alfamidi dan Indomaret

by
Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena saat Talkshow, Ngobrol Bareng Terasmaluku.com di Kantor Terasmaluku.com, Selasa (31/5/2022). FOTO : TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Provinsi Maluku, akan melakukan kajian terhadap perijinan gerai jaringan swalayan atau ritel modern Indomaret dan Alfamidi, setelah menjadi sorotan karena dinilai terlalu banyak dan merugikan UMKM lokal.

“Langkah ini dilakukan untuk menjawab masukan dari anggota DPRD Kota Ambon. Ada masukan untuk mencabut ijin Gerai swalayan modern, tanggapan saya, tidak semudah itu mencabut ijin usaha, tapi akan kita kaji,” kata Penjabat Wali Kota, Bodewin Wattimena, di Ambon, Kamis (2/6/2022).

BACA JUGA : Anggota DPRD Minta Penjabat Wali Kota Ambon Batasi Pembangunan Retail Modern

Ia mengatakan, jika perijinan tersebut sesuai prosedur dan mekanisme serta memenuhi persyaratan perundang–undangan, maka tidak ada alasan untuk mencabut ijin.

Tetapi sebaliknya jika hasil kajian, proses perijinan tidak sesuai ketentuan maka akan dipertimbangkan untuk dievaluasi.  Menurut dia, mestinya proses pengawasan terhadap ijin gerai jaringan swalayan modern tersebut, dilakukan sewaktu proses pembahasan perijinan di DPRD.

“Semestinya langkah- langkah antisipasi dan pengawasan DPRD sudah harus dilakukan sebelum ijin – ijin tersebut keluar,” katanya.

Nantinya, hasil kajian tersebut  akan dilaporkan kepada DPRD Kota Ambon.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Ambon Gunawan Mochtar, meminta penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena membatasi pembangunan gerai ritel modern, seperti AlfaMidi dan Indomaret.

“Saya minta agar penjabat Wali Kota Ambon untuk membatalkan kontrak-kontrak yang telah disepakati terkait dengan pembangunan gerai ritel modern,” katanya.

Ia menyatakan, pembangunan gerai modern awalnya disetujui sebanyak 20 unit saja. Namun, saat ini pembangunannya sudah mencapai 200 unit.

“Saya minta itu menjadi program prioritas. Karena usaha-usaha mikro ini akan mati jika gerai modern terus menjamur di mana-mana,” tandas Gunawan.

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Cabang Ambon Gelar Optimalisasi Program Obat Kronis

Maraknya gerai swalayan modern seperti Alfamidi dan Indomaret di Ambon makin mendapat sorotan karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kasus suap penerbitan izin ritel modern tersebut dengan tersangka mantan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

Pewarta : Penina Fiolana Mayaut/Antara
Editor : Febrianto Budi Anggoro

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.