Penyaluran Dana KUR di Sulsel Capai Rp 8,34 Triliun, Urutan 5 Nasional

by
Sejumlah nelayan memilah ikan hasil tangkapannya di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (28/6/2022). Kementerian Peikanan dan Kelautan (KKP) mencatat penyaluran KUR sektor kelautan dan perikanan hingga Mei 2022 telah mencapai Rp3,95 triliun atau 44,38 persen dari target sebesar Rp8,9 triliun pada tahun ini. ANTARA FOTO/Arnas Padda/tom. (ANTARA FOTO/ARNAS PADDA)
MAKASSAR,-Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulsel telah mencapai Rp8,43 triliun kepada 187.166 debitur hingga pertengahan 2022.

Kepala Kantor Wilayah DJPb Sulawesi Selatan Syaiful di Makassar, Sabtu, mengatakan capaian yang membaik ini didukung oleh jangkauan penyaluran yang semakin di wilayah Sulsel. “Capaian tersebut mengantarkan Sulsel berada pada posisi kelima penyaluran KUR nasional,” katanya, Sabtu (30/7/2022).

Penyaluran KUR tertinggi di Sulsel terjadi di Kota Makassar yakni sebesar Rp969,40 miliar atau setara dengan 11,49 persen dari total penyaluran KUR di Sulsel.

Dilihat dari sektor perekonomian, penyaluran KUR yang paling besar di wilayah Sulsel berada pada dua sektor yakni sektor pertanian dan perdagangan yang tercatat masing-masing sebesar Rp3,63 triliun dan Rp3,06 triliun.

Menurut Syaiful, pencapaian ini sejalan dengan sektor basis Sulsel yang perekonomiannya bertumpu pada kedua sektor tersebut.

Menurut jenis skema kredit, KUR paling besar tersalur pada skema mikro sebesar Rp6,31 triliun. Sedangkan, berdasarkan lembaga penyalur, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi penyalur terbesar dengan menyalurkan KUR sebesar Rp6,98 triliun.

“Kami dari DJPb Provinsi Sulsel sebagai representasi Kementerian Keuangan di daerah terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan program KUR di Sulsel. Di antaranya melalui jalinan komunikasi dan koordinasi dengan OJK, Pemda dan Perbankan,” tambah Syaiful.

Secara periodik Kanwil DJPb Provinsi Sulsel juga melakukan monitoring dan evaluasi atas implementasi penyaluran KUR, baik dari sisi perbankan sebagai lembaga penyalur maupun konfirmasi dari sisi debitur.

Dari sisi literasi keuangan untuk upaya mewujudkan inklusi keuangan, Kanwil DJPb Sulsel juga secara aktif menyampaikan informasi terkait KUR dan UMKM melalui berbagai media, baik media sosial, media massa cetak elektronik, maupun di berbagai forum diskusi formal dan informal.

BACA JUGA :  Pekan Raya Biologi Hadirkan Inovasi Lomba Terbaru Untuk Intelektual dan Kreativitas Generasi Muda di Era New Normal

Oleh : Nur Suhra Wardyah/Antara
Editor : Satyagraha

No More Posts Available.

No more pages to load.