Ada 60 Titik Bocor Air PDM, Lebih Dari Batas Ketentuan

by
Plt Dirut PDAM Kota Ambon Rulien Purmiasa. FOTO : PRISKA BIRAHY

TERASMALUKU.COM, AMBON, – Masalah air PDAM di sejumlah wilayah di Kota Ambon ternyata disebabkan adanya kebocoran. Fakta yang ada sekitar 60 persen air PDAM terbuang percuma. Pipa-pipa bocor akibatkan warga kerap kesulitan air PDAM.

Plt Dirut PDAM Kota Ambon Rulien Purmiasa menyatakan fakta tersebut. Menurutnya kebocoran pipa bahkan sudah melewati batas toleransi.

“Tingkat kehilangan air atau kebocoran itu sampai 60 persen, padahal kalau saya mengikuti rujukan BPT Sistem Penyedia Air Minum misalnya itu toleransi yang diberikan maksimal 20 persen,” sebut Purmiasa dalam Serah Terima Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ambon di ruang Vlissingen Balai Kota Ambon, Senin (1/8/2022).

Skala kebocoran yang amat besar itu terasa jauh dari batas yang sudah ditetapkan. Yaitu oleh Menteri Dalam Negeri lewat Surat Keputusan Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja PDAM.

Purmiasa menilai kejadian tersebut dapat dikategorikan tidak sehat bagi sebuah perusahaan daerah air minum.

Pihaknya menjanjikan bakal lakukan perbaikan mulai dari managemen hingga di lapangan dalam waktu sekitar 6 bulan.

“Mungkin enam bulan tidak akan selesai semuanya tapi kita akan menentukan prioritas apa yang harus dilakukan untuk dua hal, yang pertama untuk kepentingan masyarakat, kedua untuk kepentingan PDAM sendiri,” lanjutnya.

Ada 4 aspek yang bakal dibenahi Purmiasa dalam jabatan barunya. Aspek tersebut akan jadi tolak ukur perbaikan di lapangan. Yakni aspek pelayanan, sumber daya manusia, operasional dan keuangan.

Begitupun dengan akurasi pemeriksaan meter di lapangan. “Itu yang menjadi konsen dan perhatian bersama, kemudian manajemen piutang karena kita tahu banyak tagihan-tagihan yang belum tertagih dari para pelanggan itu yang akan kita kerjakan. Jadi kalau akurasi meter otomatis kita tidak bisa menafikan penerapan dari digitalisasi itu yang akan kita lihat,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kamijo Minta Stop Bakar Sampah di Kota Namrole

Kinerja PDAM selama ini memang jadi sorotan. Lantaran belum bisa mencapai target 80 persen pelanggan. Juga sejumlah keluhan yang berimbas tidak hanya merugikan pelanggan dan warga tapi juga PDAM.

Kondisi tersebut mendapat sorotan tegas dari Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena.

“Salah satu yang membuat PDAM hari ini belum mampu mencapai target pelanggan 80 persen,”kata Wattimena saat pelantikan Plt Dirut PDAM.

Kesemrawutan pada management diduga jadi alasannya. Wattimena meminta agar Plh yang baru dapat menata management PDAM. (PRISKA BIRAHY)

No More Posts Available.

No more pages to load.