Seorang ABK Kapal Penangkap Cumi Jatuh di Laut Kepulauan Aru, Korban Belum Ditemukan

oleh
Tim SAR Gabungan, MInggu (31/7/2022) saat lakukan pencarian terhadap seorang ABK KM. Makin Sukses yang terjatuh di laut Kepulauan Aru. Foto : Humas Polda Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Seorang Anak Buah Kapal (ABK) kapal nelayan KM. Makin Sukses jatuh di laut Kepulauan Aru. Korban belum ditemukan.

Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol. Harun Rosyid mengungkapkan, korban diketahui bernama Reza Adi Nugroho (19). Korban merupakan awak kapal penangkap cumi, KM. Makin Sukses.

Korban sesuai laporan dari pihak KM. Makin Sukses, terjatuh dari kapal nelayan tersebut pada Sabtu (30/7/2022) dini hari di laut Kepulauan Aru tepatnya pada titik koordinat 6°22’43″S 133°33’34″E dari Pelabuhan Dobo 58 NM, Heding 235 derajat.

Insiden kecelakaan laut tersebut baru diketahui Tim SAR Gabungan setelah ada laporan dari kru KM. Makin Sukses pada Minggu (31/7/2022).

“Karena terkendala jaringan untuk mengetahui kebenaran berita tersebut, pengurus kapal baru bisa menghubungi ke kapal, dan benar salah satu ABK KM. Makin Sukses terjatuh ke laut atas nama Reza Adi nugroho,” kata Direktur Polairud Polda Maluku Kombes Pol Harun Rosyid, Minggu malam.

Saat kejadian nahas yang menimpa korban terjadi, KM. Makin Sukses telah berupaya melakukan pencarian. Namun korban belum berhasil ditemukan.

Sehingga kru kapal melaporkannya ke pihak Basarnas meminta bantuan.

Tim SAR gabungan terdiri dari Polairud Polda Maluku, Satpolair Polres Kepulauan Aru, Pos Siaga SAR Dobo, dan BNPB Kepulauan Aru pun langsung dikerahkan untuk mencari korban hilang akibat terjatuh ke laut tersebut, Minggu siang pasca laporan kejadian ini diterima.

“Personil yang dikerahkan melakukan pencarian terdiri dari Unit Siaga SAR Dobo 4, Satpolair Kepulauan Aru 2, crew KP.XIV-2004 Ditpolairud Polda Maluku 2, dan crew Kapal BNPB Kepulauan Aru 2 orang,” ujarnya.

Pencarian oleh tim SAR gabungan dilaksanakan menggunakan satu unit Kapal BNPB Kepulauan Aru type C2. Tim SAR bertolak ke lokasi pencarian pukul 11.45 WIT.

BACA JUGA :  Pemkot : Nelayan Ambon Masih Gunakan BBM Nonsubsidi

Hanya saja, upaya pencarian yang berlangsung hingga Minggu petang belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan hari ini pencarian terhadap korban.

“Hingga pukul 17.15 WIT, korban belum ditemukan. Direncakan akan dilaksanakan pencarian lanjutan pada hari Senin, 1 Agustus 2022 (hari ini) dengan pertimbangan kondisi cuaca memungkinkan,”tandasnya.

Penulis : Ruzady Adjis

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.