Ternyata Banyak Toko dan Swalayan di Ambon Jual Kosmetik Ilegal

by
Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Cabang Ambon menemukan ratusan item kosmetik ilegal atau tidak memenuhi ketentuan (TMK) yang beredar luas di Ambon. FOTO : BALAI POM AMBON

TERASMALUKU.COM, AMBON,-Sejumlah outlet offline dan online di Kota Ambon adalah yang paling banyak kedapatan menjual kosmetik ilegal.

Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kota Ambon dalam aksi penertiban kosmetik ilegal itu mendapati toko, hingga swalayan ada yang menjual kosmetik tidak layak.

Padahal tingkat konsumsi warga akan produk kosmetik terbilang cukup tinggi. Itu terlihat dari banyaknya kios atau toko yang menjual produk-produk sejenis. Termasuk beberapa toko online.

Sayangnya dari aksi penertiban Balai POM Ambon ditemukan produk kosmetik yang dijual tak sepenuhnya aman.

“Umumnya produk tersebut tidak memiliki izin edar, berupa notifikasi, nomor NA. Kalau yang kadaluarsa, sudah lewat dari batas waktu,” Kepala BPOM Ambon Hermanto dalam siaran persnya, Kamis (4/8/2022).

BACA JUGA: Korupsi Dana Desa Rp. 412 Juta, Kades di Aru Jadi Tersangka

Dalam penertiban di Kota Ambon, tim Balai POM mendapati seller atau penjual adalah yang baru pertama kali kedapatan menjual produk kosmetik ilegal.
“Kebetulan yang ada temuan ini hampir seluruhnya temuan pertama, terutama di onlineshop,” lanjut Hermanto.

Mengenai kondisi ini pihak BPOM Kota Ambon telah memusnahkan produk-produk tersebut. Para penjual atau pemilik usaha juga akan diberikan pembinaan mengenai produk aman bagi masyarakat yang sesuai BPOM.

Sanksi administratif juga diberikan bagi mereka sebagai pertimbangan untuk menjaga kualitas produk jualan.

Sementara mengenai produk dari toko online, BPOM Kota Ambon bakal melacak lokasi penyimpanan produk agar tidak ada lagi kejadian toko yang menjual produk kosmetik kedaluwarsa dan ilegal.

Liputan : PRISKA BIRAHY

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DIĀ GOOGLE NEWS

BACA JUGA :  4 Karung Miras Sopi Dipasok dari Pulau Seram Disita Polisi

No More Posts Available.

No more pages to load.