Penjabat Bupati Resmikan Enam Desa Wisata di Buru

oleh
oleh
Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy meresmikan enam desa wisata yang dipusatkan di Desa Wisata Kaki Air atau Desa Wisata Wisma Terapung Kecamatan Teluk Kayeli Kabupaten Buru, Rabu (14/9/2022). FOTO : DISPAR BURU

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA-Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy meresmikan enam desa wisata di Kabupaten Buru. Peresmian desa wisata dipusatkan di Desa Wisata Kaki Air atau Desa Wisata Wisma Terapung Kecamatan Teluk Kayeli Kabupaten Buru, Rabu (14/9/2022).

Lima desa wisata lainnya yakni Desa Wisata Sanleko, Desa Wisata Jikumerasa, Desa Wisata Wanakarta, Desa Wisata Bara dan Desa Wisata Hatawano.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buru Istanto Setyahadi mengatakan, enam desa wisata yang diresmikan Pj Bupati Buru itu merupakan tahap pertama.

Karena itu saat peresmian itu, Pj Bupati mendorong desa-desa lainnya di Kabupaten Buru untuk berinovasi menjadi Desa Wisata.

“Ini tahap pertama, tentu kita terus mendorong desa-desa di Kabupaten Buru agar bisa menjadi desa wisata, dengan pemenuhan standar penilaian sebagai desa wisata,” kata Istanto.

Khusus Desa Wisata Kaki Air memiliki pesona budaya dan dipadukan dengan hutan mangrove yang aduhai serta kuliner khasnya menjadikan Desa Kaki Air mendapat predikat “DEWI BERSERI” yakni desa wisata yang bersih, sehat, lestari dan beriman,”.

Selain Desa Wisata Kaki Air, lima desa wisata lainnya juga mendapat predikat DEWI BERSERI.

Desa Wisata merupakan program unggulan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buru. Dispar Buru di tahun 2022 fokus pengembangan desa wisata. Potensi pariwisata di desa terus dikembangkan Dispar Buru agar mendatangkan manfaat ekonomi dan kemakmuran bagi masyarakat desa.

Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy meresmikan enam desa wisata yang dipusatkan di Desa Wisata Kaki Air atau Desa Wisata Wisma Terapung Kecamatan Teluk Kayeli Kabupaten Buru, Rabu (14/9/2022).

Program ini selain melanjutkan tahun sebelumnya, juga sebagai bentuk menindaklanjuti amanat Pj Bupati Buru Djalaludin Salampessy yakni, mendorong OPD  menciptakan inovasi-inovasi dalam rangka terus upaya membangun Kabupaten Buru.

“Pengembangan desa wisata ini juga sesuai amanat pak Bupati dalam rangka peningkatan ekonomi sebagai perwujudan perekonomian yang tangguh demi masyarakat Buru yang sejahtera dan makmur,” kata Istanto.

BACA JUGA :  Kasrul Selang Temui Suami Halimah, Janji Akan Koordinasi dengan Rumah Sakit

Menurut Istanto, dengan desa wisata ini dapat mendorong masyarakat desa untuk membangun dan mengembangkan potensi desa melalui pemasaran produk wisata oleh UMKM, Bumdes dan lainnya.

Mengubah mindset masyarakat pentingnya pengelolaan desa wisata yang bersih, sehat, lestari dan beriman. Serta membangkitkan kesadaran dalam lingkungan hidup dan pelaksanaan bulan bersih destinasi.

Editor : Hamdi

No More Posts Available.

No more pages to load.