Dinahkodai Saleh Tualeka, Pengurus IDI Wilayah Maluku Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Diketuai dr.Saleh Tualeka, SpM.,M.Kes, Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku Periode 2022-2025 resmi dilantik Sabtu (24/9/2022) di Ambon.

Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar (PB) IDI Nomor : 0487/PB/A.4/08/2022 ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Mohammad Adib Khumaidi, SpOT dan dihadiri juga Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno.

Prosesi pelantikan Pengurus IDI Wilayah Maluku Periode 2022-2025 di Swisbel Hotel Ambon, Sabtu (24/9/2022). Foto : terasmaluku.com

Ketua Umum PB IDI, dr. Mohammad Adib Khumaidi, SpOT dalam sambutannya menekankan agar organisasi profesi IDI Wilayah Maluku harus menjadi partner utama pemerintah daerah terutama untuk intervensi masalah kesehatan di daerah .

“Kalau kita bisa berikan kontribusi positif bagi daerah, maka akan berimplikasi pada kesejahteraan
yang terpenting, yang utama kita harus jadi mitra dan partner bagi pemda,”pesannya.

Selain itu, kata Adi, IDI di daerah juga harus bisa mendorong pengoptimalan SDM lokal di sektor kesehatan, karena yang lebih paham kondisi daerah adalah putera-puteri di daerah tersebut.

Maka dari itu lanjut Adi, dengan adanya Fakultas Kedokteran di Universitas Pattimura Ambon harus didorong. “Kita harus tingkatkan peran lokal, penguatan FK Unpatti harus kita dorong,”sambungnya.

tak hanya itu, dia juga meminta IDI untuk ikut mendorong peningkatan kapasitas SDM lokal di Maluku menjadi dokter spesialis demi menjawab kebutuhan layanan kesehatan di Maluku.

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab kata Adi, jika ditilik dari perbandingan antara dokter umum dan dokter spesialis secara nasional, jumlah dokter spesialis masih kalah jauh, sementara kebutuhan layanannya sangat dibutuhkan, terutama di kabupaten/kota.

Sementara Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno memastikan pihak Pemda membuka pintu selebar-lebarnya untyk duduk bersama IDI untuk merumuskan program strategis menyangkut pelayanan kesehatan di Maluku.

BACA JUGA :  Pemkot Tanggung Seluruh Biaya Kecelakaan Dua Buruh Lepas Yang Meninggal
Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno saat berikan sambutan

Lewat kesempatan ini juga, mantan Bupati Maluku Barat Daya (MBD) itu meminta PB IDI untuk membantu mendorong pemerintah pusat agar membantu Maluku sediakan sistem pelayanan yang optimal melalui rumah sakit terapung (kapal) agar menjangkau wilayah-wilayah yang terisolir.

Wagub juga meminta IDI mendorong pemerintah pusat agar lebih memberikan perhatian kepada para dokter maupun tenaga medis yang bertugas di wilayah perbatasan. Apalagi seeprti Maluku, salah satu Provinsi yang wilayahnya termasuk beranda Indonesia. “Kalau bisa diintervensi oleh Negara,”ucapnya.

Tak hanya itu saja, Wagub juga meminta agar IDI ikut serta mendorong sehingga penerimaan kuota di Fakultas Kedokteran lebih diprioritaskan bagi putera-puteri Maluku. Hal ini dimaksudkan, karena putera-puteri daerah lebih paham kearifan lokal di Maluku sehingga ketika lulus dan ditempatkan di daerah, para lulusan kedokteran ini tidak menolak. “Saya berharap, tutup dulu kuota dari luar, kecuali kalau kurang baru minta (dari luar),”harapnya.

Ketua IDI Wilayah Maluku Periode 2022-2025, dr. Saleh Tualeka, SpM.,M.Kes mengatakan IDI Wilayah Maluku dibawah kepemimpinannya ini siap memberikan kontribusi dan menjadi mitra Pemerintah Daerah untuk mewujudkan tatanan kesehatan dan kesejahteraan.

Ketua IDI Wilayah Maluku Periode 2022-2025, dr.Saleh Tualeka, SpM.,M.Kes

“Sebagaimana yang disampaikan Pak Wakil Gubernur dari unsur Pemerintah, memberikan ruang bagi kami organisasi profesi bisa diikutkan dalam perumusan kebijakan-kebijakan kesehatan di Provinsi Maluku ini,”kata dia kepada wartawan.

Sebelumnya dalam sambutannya, Tualeka menekankan sudah saatnya didorong agar setiap puskesmas di Maluku miliki dokter.

Dan untuk mewujudkan hal itu, peran Fakultas Kedokteran Unpatti Ambon sangat krusial, karena alumni FK Unpatti Ambon bisa didorong untuk penempatannya. “Wajib pakai alumni Fakultas Kedokteran Unpatti,”tegasnya.

Tak hanya itu saja, sebaran dokter spesialis di daerah-daerah juga perlu dilakukan. Karena ini menjawab persoalan kasus-kasus emergency.

BACA JUGA :  Pelajari Perda PDAM Dan Tera Tera Ulang, DPRD Ambon Studi Banding Ke Sukabumi

Pasca dilantik, Pengurus IDI Wilayah Maluku Periode 2022-2025 langsung menggelar Rapat Kerja merumuskan program kerja.

Penulis : Ruzady Adjіѕ

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.