Terbaik Kedua se-Indonesia Tangani Perkara Korupsi, Kejati Maluku Dapat Penghargaan dari Kejagung

oleh
Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku di JL. Sultan Hairun, Kota Ambon. Foto : terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kejaksaan Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Tindak pidana Khusus (Jam-Pidsus) berikan penghargaan kepada Kejaksaan Tinggi Maluku atas capaian kinerja penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus (Pidsus) atau perkara korupsi Semester I Tahun 2022.

Dalam penilaian Kejagung RI, Kejati Maluku duduki peringkat kedua terbaik se-Indonesia untuk capaian kinerja Bidang Pidsus dengan persentase 70 persen.

Penghargaan diserahkan pada kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pidsus Tahun 2022 yang dilangsungkan pada Senin (26/9/2022) beberapa hari lalu diikuti jajaran Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri di seluruh tanah air secara langsung maupun daring.

Penghargaan diterima Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Maluku, Triono Rahyudi yang mengikuti Rakernis secara langsung.

Rakernis ini membahas capaian kinerja, penyerapan anggaran dan permasalahan yang dihadapi dalam penanganan perkara Pidsus periode Semester I dan strategi pencapaian target kinerja pada periode Semester II Tahun 2022 di seluruh Wilayah Hukum Kejaksaan RI.

Rakernis ini juga diikuti Wakajati Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo, para Koordinator, para Kasi dan jajaran di bidang Pidana khusus Kejati Maluku secara daring dari Ruang Rapat Kajati Maluku maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Cabang Kejaksaan Negeri (Kecabjari) di wilayah hukum Kejati Maluku.

“Dalam penutupan Rakernis itu, Jam-Pidsus memberikan penghargaan kepada satker Kejaksaan Tinggi yang telah mengoptimalkan penanganan perkara Tindak Pidana Khusus melalui Case Manajement Sistem secara akurat, apresiasi tersebut di berikan kepada Peringkat I Kejati Banten peringkat I, Kejati Maluku peringkat II dan Kejati Jateng peringkat III,”ungkap Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba, Kamis (29/9/2022).

Dijelaskan Juru Bicara Kejati Maluku ini, pada Semester I Tahun 2022, Bidang Pidsus Kejati Maluku tangani 8 kasus, dengan rincian progresnya, dua perkara pidkus tahap penyelidikan, 4 perkara tahap penyidikan dan 2 perkara tahap penuntutan.

BACA JUGA :  Kota Tual Makin Kondusif, Polda Maluku Tangkap Tiga Orang Terduga Penyebar Hoaks Mushollah Terbakar

“Periode Januari-Juni 2022 (Semester I), penyelidikan 2 (perkara), penyidikan 4 dan penuntutan 2,”bebernya.

Dalam Rakernis itu, Jaksa Agung Muda Tindak pidana Khusus (Jam-Pidsus) Febrie Adriansyah, mengatakan, berdasarkan hasil survey nasional Lembaga Survey Indikator khususnya terkait kepercayaan terhadap lembaga penegak hukum, public trust atau kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan mengalami peningkatan, mencapai persentase 63,4 persen, meningkat dari sebelumnya 59,9 persen.

Tingkat kepercayaan publik terhadap kejaksaan ini jadi yang tertinggi diantara lembaga penegak hukum lain.

Berkaca dari situ, Jam-Pidsus menyebutkan, itu artinya terlihat bahwa ekspektasi yang tinggi mulai diberikan kepada seluruh jajaran Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan, dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Oleh karena itu, terselenggaranya Rapat Kerja Teknis Bidang Tindak Pidana Khusus harus menjadi momen penting dan strategis bagi kita semua untuk bangkit bersama menjadi lebih kuat,”pesannya.

Jam-Pidsus juga mengingatkan agar mempublikasi semua tindakan yang dilakukan oleh jajaran Bidang Pidsus sehingga terlihat karya nyata dari Kejaksaan RI yang dirasakan langsung oleh publik.

Selain itu, juga diperlukan kecerdasan dalam menerapkan strategi agar seluruh jajaran Pidsus mempunyai kualitas yang sama dalam penanganan perkara korupsi di wilayahnya.

Serta dibutuhkan kerja keras dan keseriusan serta komitmen kita semua untuk mampu mengungkap kasus tindak pidana korupsi sesulit apapun itu.

Apalagi Jaksa Agung kata dia, berulang kali menegaskan bahwa ia belum percaya apabila ada suatu daerah pada saat ini 100 persen bebas dari kejahatan korupsi dan inilah yang menjadi tantangan bagi seluruh jajaran Pidsus untuk mengungkap semuanya.

“Segera cermati dan lakukan penindakan. Lakukan secara profesional dengan tetap menjaga integritas, publikasikan ke berbagai media sebagai bentuk transparansi sehingga terlihat nyata upaya kita semua untuk menyelamatkan negara kita yang tercinta ini dari tangan-tangan kotor para koruptor,”tandasnya.

BACA JUGA :  Mati Mesin di Laut Aru, KM. Jervai Ditemukan Penumpang Dievakuasi

Penulis : Ruzady Adjіѕ

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.