Penyelundupan 41 Ekor Satwa Dilindungi Digagalkan BKSDA Maluku

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Penyelundupan 41 ekor satwa liar dilindungi digagalkan BKSDA Maluku. Puluhan satwa dilindungi itu diamankan di atas KM. Tidar saat sandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Rabu (12/10/2022).

Petugas Hutan BKSDA Maluku, Seto, mengungkapkan, puluhan ekor satwa liar dilindungi ini diamankan diatas deck 3 KM Tidar Rabu siang saat penjagaan dan pengawasan peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) illegal di Resort Pulau Ambon bersama-sama dengan petugas dari KSOP Pelabuhan Laut Ambon, Polsek KPYS Pelabuhan Ambon, Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Ambon dan PT. Pelni Cabang Ambon di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Rincian jenis yaitu 4 ekor Kakatua Raja (Proboscinger aterrimus), 4 ekor Kakatua Koki (Cacatua galerita), 3 ekor Nuri Coklat (Chalcopsitta duivenbodel) dan 30 ekor Nuri Kepala Hitam (Lorius lory).

“Rabu 12 Oktober 2022 di Pelabuhan Laut Yos Sudarso Ambon telah berhasil diamankan sebanyak 41 ekor satwa liar yang dilindungi. Satwa liar tersebut berhasil ditemukan oleh petugas di sekitar Dek 3 bagian belakang KM. Tidar yang berlayar dari wilayah Indonesia Bagian Timur (Nabire, Manokwari, Sorong, Fakfak, Kaimana, Dobo, Tual & Ambon dengan tujuan akhir Pelabuhan Laut Makassar,”ungkap Petugas Hutan BKSDA Maluku, Seto dikonfirmasi terasmaluku.com Kamis (13/10/2022).

Menyinggung dari pelabuhan mana satwa-satwa liar dilindungi itu dinaikkan, kata Seto menambahkan, puluhan satwa dilindungi itu dinaikan dari Pelabuhan Sorong.

“(Dinaikan) dari (Pelabuhan) Sorong, pas pemeriksaan dengar bunyi curiga, koordinasi deng pelni dan kapten, ditemukanlah itu (Satwa Liar Dilindungi),”sambungnya.

Terkait siapa penyelundup puluhan satwa dilindungi itu, kata Seto lebih lanjut, masih dalam penyelidikan karena untuk penanganannya sudah dikoordinasikan dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku.

“untuk tindak lanjut penanganan kasus pengangkutan satwa tersebu akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku dalam upaya membongkar sindikat pengangkutan satwa liar khususnya satwa dari wilayah Indonesia Bagian Timur,”tandasnya.

BACA JUGA :  2.559 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi CPNS Lingkup Pemprov Maluku, PPPK?

Saat ini lanjut Seto, seluruh satwa liar yang berhasil diamankan tersebut sudah diamankan di Pusat Konservasi Satwa Kepulauan Maluku.

“Untuk dikarantina dan direhabilitasi sebelum satwa tersebut dikembalikan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya,”pungkasnya.

Penulis : Ruzady Adjis

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.