5 Pelaku Anak Kasus Asusila Terhadap Anak Dibawah Umur Diserahkan ke JPU Kejari Ambon

by
Lima pelaku anak kasus asusisla terhadap anak dibawah umur saat jalani proses Tahap II di kantor Kejari Ambon, Jumat (14/10/2022). Foto : Satreskrim Polresta Ambon

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Ambon serahkan 5 pelaku anak dan barang bukti atau Tahap II kasus asusila terhadap anak dibawah umur ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus asusila terhadap anak dibawah umur inisial A (16) yang terjadi di salah satu rumah kosong di kawasan Kecamatan Baguala pada 29 September 2022, Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Ambon amankan enam orang, dimana lima pelaku diantaranya masih dibawa umur juga masing-masing AKK (17), RZH (14), SAK (15), NHT 16 dan ARM (16), sedangkan satu pelaku berusia 18 tahun inisial AW.

Mereka diamankan pasca keluarga korban laporkan kasus tersebut ke Polresta Ambon dengan nomor Laporan Polisi : LP/B/475/IX/2022/SPKT/Polresta Ambon/Polda Maluku, tertanggal tanggal 30 September 2022. Korban dicabuli dan diperkosa secara bergilir.

BACA JUGA : Seorang Anak Dibawah Umur di Ambon Diperkosa Enam Orang Bergilir

Kasat Reskrim Polresta Ambon, AKP Mido Manik mengatakan, Tahap II dilakukan Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Ambon pada Jumat (14/10/2022) di kantor Kejari Ambon.

Para pelaku anak dan barang bukti kasus yang diserahkan itu diterima oleh Jaksa Els Leunupun.

5 Pelaku Anak Kasus Asusila Terhadap Anak Dibawah Umur Diserahkan ke JPU Kejari Ambon
Kasat Reskrim Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Mido Manik. Foto : Dok. Terasmaluku.com

“Hari Jumat sudah dilakukan penyerahan lima pelaku anak dan barang bukti dari penyidik Unit PPA ke JPU Kejari Ambon. 5 pelaku anak dan barang bukti diatas telah diterima langsung oleh Jaksa Els Leunupun dalam keadaan sehat dan lengkap,”kata Mido Sabtu (15/10/2022).

BACA JUGA : Terjerat Kasus Asusila, Pelaku Anak Ditempatkan di Ruangan Khusus Polresta Ambon

Terjerat kasus pencabulan dan atau persetubuhan terhadap anak dibawah umur, 5 pelaku anak ini disangkakan melanggar Pasal 82 Ayat (1) dan atau Pasal 81 Ayat (1) dan Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi UU.

Kronologis

Kronologis kasus asusila yang dilakukan enam tersangka dimana lima diantaranya merupakan pelaku anak, kata Juru Bicara Polresta Ambon ini, berawal dari pelaku anak pertama janji ketemuan dengan korban dan pada Kamis 29 September 2022 pekan kemarin, pelaku anak pertama jemput korban lalu membawanya ke salah satu rumahkosong di kawasan Kecamatan Baguala, Kota Ambon sekira pukul 18.30 WIT.

Rupanya, pelaku anak pertama ini sudah mengatur siasat dengan rekan-rekannya untuk berbuat tak senonoh terhadap korban setelah dipaksa dan diancam.

Dari situlah kemudian korban dicabuli dan diperkosa secara bergilir.

Pelaku anak pertama cabuli dan perkosa korban setelah sebelumnya lakukan pemaksaan. Pelaku anak kedua, juga lakukan hal yang sama.

BACA JUGA :  Pangdam Pattimura Berikan Bantuan Kemanusiaan Bagi Pengungsi Pulau Haruku

Pelaku anak kedua ini bahkan mengancam korban. Pelaku ini mengancam akan sebarkan video korban dengan pelaku anak pertama jika korban menolak layani kemauan pelaku. “Karena korban takut lalu (korban) mengikuti kemauan Pelaku (kedua),”sambungnya.

Setelah itu, dewasa atau tersangka A.W cabuli dan perkosa kroban di kamar itu. “Korban berontak, namun pelaku dewasa memaksa,”jelasnya.

Tragisnya, korban masih harus

menderita lagi, korban kemudian dicabuli bergilir oleh pelaku anak ketiga, keempat dan kelima di dalam kamar rumah kosong itu.

Keesokan harinya korban laporkan kejadian nahas yang menimpanya itu kepada orang tuanya setelah korban pulang ke rumah.

BACA JUGA :  Rumah Warga Ambon Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

“Mendengar hal tersebut, orang tua korban tidak terima kemudian mendatangi kantor kepolisian Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease guna melaporkan kejadian tersebut guna diproses lanjut sesuai hukum,”tandasnya.

Penulis : Ruzady Adjіѕ

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.