Operasi PETI di Gunung Botak, 1.200 Penambang Ilegal Ditertibkan, Lubang Galian dan Bak Rendaman Dimusnahkan

by
Penertiban di Gunung Botak, Selasa (1/11/2022). Foto : Humas Polres Pulau Buru

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aparat gabungan kembali melakukan penertibangan penambang emas ilegal di kawasan Gunung Botak Kecamatan Waelata dan Kecamatan Kayeli Kabupaten Buru, Selasa (1/11/2022).

1.200 orang penambang ilegal alias Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) ditertibkan dari lokasi tambang emas ilegal Gunung Botak.

Kasi Subsi Penmas Polres Pulau Buru, Aipda M.Y.S Jamaludin mengatakan, selain “mengusir” 1.200 penambang ilegal, ratusan lubang galian dan tenda penambang ilegal itu juga dimusnahkan dengan cara dibongkar dan dibakar.

Begitu juga bak rendaman yang digunakan penambang ilegal, ikut dimusnahkan secara manual.

Penertiban penambang ilegal di Gunung Botak merupakan bagian dari Operasi PETI Salawaku 2022 Polres Pulau Buru.

Operasi ini melibatkan 250 personel gabungan dari TNI/Polri serta Satpol Pp yang dipimpin Kabag Ops Polres Pulau Buru AKP. Uspril W. Futwembun

Saat penertiban, aparat gabungan dibagi 6 Pos. Yakni Pos Pam Pagar, Pos Pam kolam janda, Pos Pam gunung batu, Pos Pam Anahoni, Pos Pam jalur D dan Pos Pam tanah merah.

Kasi Subsi Penmas Polres Pulau Buru, Aipda M.Y.S. Jamaludin

“Tadi (Selasa) dilakukan Operasi PETI Salawaku 2022 di areal PETI Gunung Botak. Hasilnya telah diturunkan 1.200 penambang ilegal, 100 lubang galian dan 250 tenda penambang ilegal dibakar dan dibongkar dan juga 20 bak rendaman di 5 lokasi yakni Gunung Kapur, Tanah Merah, Pagar Seng, Lubang janda, Gunung Batu dirusak (dimusnahkan),”kata Jamaludin kepada Terasmaluku.com .

Selain penertiban, sosialisasi juga diberikan kepada masyarakat di kawasan itu agar tidak lagi kembali melakukan aktivitas penambangan ilegal.

Apalagi dampak tambang ilegal telah menarik masyarakat luar Kabupaten Buru untuk bergabung melakukan aktifitas penambangan secara ilegal, sehingga hal tersebut dapat meningkatkan potensi konflik dan potensi terjadinya gangguan Kamtibmas.

Aktifitas penambangan ilegal juga berdampak pada lingkungan akibat penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya.

BACA JUGA :  Tokoh Agama dan Imam Masjid Setuju Shalat Id di Ambon Dari Rumah

“Ops PETI Salawaku 2022 ini akan berlangsung selama tujuh hari, mulai hari ini (Selasa 1 November) hingga 7 November 2022,”tandasnya.

Penulis : Ruzady Adjіѕ

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.