Perusahan Ini Diduga Lakukan Pertambangan Ilegal di Gunung Botak, Polisi Temukan 1000 Karung Material Logam Emas hingga Bahan Kimia

by
Foto : Humas Polres Pulau Buru

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aparat kepolisian temukan kurang lebih 1000 karung material mineral logam emas dan berbagai peralatan serta bahan kimia saat menyelidiki dua perusahan diduga lakukan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Desa Persiapan Wamsait Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru.

Dua perusahan yang diselidiki oleh tim gabungan Polres Pulau Buru dan Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Maluku karena diduga melakukan aktitas PETI ini yaitu PT. Sinergi Sahabat Setia (SSS) dan PT. Prima Indo Persada (PIP) di Jalur H Gunung Botak di Desa Persiapan Wamsait.

Kasi Subsi Penmas Polres Pulau Buru, Aipda M.Y.S Jamaludin menjelaskan, dari monitoring dan penyelidikan di lapangan yang dilakukan Kamis (10/11/2022).

Di lokasi PT. SSS, meski tak terlihat aktivitas PETI, namun polisi temukan 1000 karung material mineral logam emas disamping bahan kimia Sianida dan 38 unit bak rendaman dimana satu diantaranya sudah terisi material logam emas atau dalam proses pengolahan emas, 1 bak lagi dalam proses pengisian material sementara sisanya masih kosong.

Sianida masih terisi dalam 1 karung dan 1 tas plastik, sementara 30 plastik lainnya sudah kosong. Selain sianida, juga ditemukan 700 karung kapur, 100 karung semen, 50 karung karbon, 5 unit teromol dan 1 ikat selang.
Disamping itu, juga ditemukan dua orang karyawan perusahan.

“Pada saat tim sedang melakukan pemeriksaan pada lokasi PT. SSS, tim melihat 2 (dua) org yang sementara berjalan dan setelah di wawancara salah satu dari mereka mengaku bahwa merupakan karyawan pada pembuatan bak rendaman,”bebernya via seluler Jumat (11/11).

Polisi pun kemudian langsung mengamankan barang dan bahan yang diduga digunakan untuk aktifitas pertambangan yang disisihkan tersebut di Mapolsek Waeapo guna penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Walikota : Istri Wakil Walikota Ambon Koma di Belanda

Sementara di PT. PIP juga tidak terlihat aktifitas pertambangan.

Proses perkembangan penyelidikan lebih lanjut atau pemeriksaan saksi-saksi akan di lakukan oleh Penyidik dari Subdit IV Ditreskrimsus Polda Maluku dan di back Up oleh Sat Reskrim Polres Pulau Buru,”sambungnya.

“Kami akan terus melakukan monitoring kegiatan di areal tersebut,”sambungnya.

Monitoring dan penyelidikan di lapangan ini lanjut dia, bertujuan untuk memantau sekaligus menghentikan adanya aktifitas penambangan tanpa izin (PETI) Gunung Botak pasca Operas PETI Salawaku 2022.

Penulis : Ruzady Adjіѕ

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.