ABK Kapal Nelayan Jatuh ke Laut Aru dan Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Dikerahkan Lakukan Pencarian

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tim SAR Gabungan dikerahkan lakukan pencarian terhadap seorang ABK kapal nelayan KM. Mekar Mina Tama yang jatuh di laut Aru sejak tiga hari lalu dan belum ditemukan.

Kepala Basarnas Ambon, Mustari mengungkapkan, korban kecelakaan laut ini bernama Edi Saputro (34), seorang ABK.

Kejadian nahas yang menimpa korban ini baru dilaporkan ke Basarnas pada Selasa (15/11/2022) atau tiga hari pasca kejadian.

Korban jatuh ke laut dari kapal tempatnya mengais rejeki pada Sabtu (12/11/2022) pekan kemarin saat kapal nelayan itu berada di koordinat 07°21’30″S – 134°34’50″E di laut Aru.

Kepala Basarnas Ambon, Mustari. Foto : Tangkapan Layar

“Selasa (15/11) pukul 13.25 WIT, terima info dari bapak Rinto, Ketua Asosiasi Pengurus Kapal Nelayan Kepulauan Aru melaporkan bahwa pada (Sabtu 12 November) pukul 12.00 WIT, korban atas nama Edi Saputro (34), ABK Kapal KM Mekar Mina Tama, jatuh ke laut di koordinat 07°21’30″S-134°34’50″E,”ungkapnya Selasa malam.

Pasca korban jatuh ke laut, upaya pencarian di lokasi kejadian sudah dilakukan oleh kapal ikan milik perusahan. Namun hasilnya nihil.

“Sudah dilakukan pencarian oleh kapal ikan milik perusahan di lokasi kejadian namun sampai korban belum ditemukan,”sambungnya.

Setelah pihak Basarnas menerima informasi tersebut Selasa siang, sekitar pukul 13.45 WIT, Tim Rescue Unit Siaga Kepulauan Aru beserta unsur potensi SAR atau Tim SAR Gabungan dikerahkan menuju lokasi kejadian gunakan speed boat milik Polairud Polres Aru untuk lakukan pencarian.

Jarak yang ditempuh menuju lokasi kejadian kurang lebih 98 NM dan Heading 168.90 arah Selatan dari Dobo, ibukota Kabupaten Kepulauan Aru.

Proses pencarian korban juga dibantu 4 unit kapal milik PT. Putra Jaya Kota

Namun hingga Selasa petang upaya pencarian dilakukan, korban belum berhasil ditemukan juga sehingga Tim Rescue kembali ke Pelabuhan Dobo dan tuba pukul 19.10 WIT.

BACA JUGA :  SKK Migas Pertahankan Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016, Simak Penjelasannya

Kecepatan angin selama proses pencarian yakni 4 – 10 Knots, Timur Laut – Timur dan tinggi gelombang rendah berkisar 0.5 – 1.25 meter.

“Tim Rescue bergerak sejauh 98 NM dari Dobo ke arah lokasi kejadian dengan hasil nihil,”jelasnya.

Ops SAR H2 terhadap korban kata Mustari menambahkan akan kembali dilanjutkan Rabu (16/11/2022)

“Koordinat (sasaran Ops SAR H2) yaitu 7 35 10 S, 134 11 51 E, 7 3 38 S, 134 11 51 E, 7 3 38 S, 134 43 39 E dan 7 35 10 S, 134 43 39 E,”tandasnya.

Penulis : Ruzady Adjіѕ

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.