Temuan Mayat di Kepulauan Aru, Kasat Reskrim : Korban Diduga Terjatuh dari Kapal

by
Jasad korban saat dievakuasi pasca ditemukan terapung di perairan antara Pelabuhan Yos Sudarso Dobo dan Pulau Lamerang, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (22/11/2022). Foto : Humas Polres Aru

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru, Iptu Andi Amrin mengungkapkan, penyebab tewasnya ABK KM. Colombia 12, Asep Muamar Soleh (32) diduga akibat terjatuh dari kapal.

Apalagi hasil visum yang dilakukan terhadap jasad korban pasca dievakuasi juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Jasad korban sehari sebelumnya, Selasa (22/11/2022) ditemukan terapung di perairan antara Pelabuhan Yos Sudarso Dobo dan Pulau Lamerang, Kabupaten Kepulauan Aru.

BACA JUGA : Sesosok Mayat Ditemukan Terapung di Perairan Kepulauan Aru

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru, Iptu Andi Amrin

“Hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan, olah TKP juga sdah dilakukan (Tim) Inafis), diduga korban terjatuh dari kapal,”ungkapnya menjawab Terasmaluku.com, Rabu (23/11/2022) via seluler dari Ambon.

Kuat dugaan korban terjatuh dari kapal ke laut berujung korban tewas ini juga diperkuat berdasarkan keterangan dari kakak korban yang mengungkapkan jika korban tak bisa berenang.

Korban diduga jatuh dari kapal tempatnya bekerja pada Minggu (20/11/2022) dini hari menjelang pagi. Saat itu KM. Colombia 12 berlabuh di perairan Kolam Bandar.

Dan sejak Minggu pagi, korban tak terlihat di kapal, sementara Hndphone dan dompetnya masih berada di kapal.

“Dugaan sementara korban terjatuh, korban tidak bisa berenang sesuai pengakuan kakaknya yang juga di kapal. Kemungkinan korban terjatuh, karena suasana masih sepi, masih pagi-pagi sekali, korban tidak bisa selamatkan dirinya sendiri karena tidak bisa berenang,”jelasnya.

Pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian tersebut dan rencananya hari ini jasad korban akan dimakamkan.

Namun tidak menutup kemungkinan penyelidikan akan dilanjutkan jika ditemukan bukti-bukti lain.

“Nanti kita lihat kedepan, kalau ada bukti lain, tidak menutup kemungkinan, karena untuk outopsi juga kan butuh izin pihak keluarga, pihak keluarga sudah ikhlaskan, rencananya hari ini jasad korban dimakamkan,”tandasnya.

BACA JUGA :  Kota Ambon Punya 11 Mesin Pencacah Sampah Plastik

Penulis : Ruzady Adjіѕ

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

No More Posts Available.

No more pages to load.