Perkosa Anak Berulang Kali, Ayah Kandung di Kepulauan Aru Terancam Dipenjara 15 Tahun

by
Dari kiri : Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru, Iptu Andi Amrin saat dampingi Kapolres kepulauan Aru, AKBP Dwi Bachtiar (tengah) berikan keterangan pers di Mapolres Aru, Rabu (30/11/2022) terkait kasus pemerkosaan yang dilakukan tersangka JRL. Foto : Polres Kepulauan Aru

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ayah kandung berinisial JLR, tersangka kasus pemerkosaan anaknya sendiri di Kabupaten Kepulauan Aru terancam dihukum penjara 15 tahun.

Tersangka berulang kali setubuhi korban sejak korban  duduk di bangku Kelas III SMP tahun 2021. Korban kini telah berusia 15 tahun.

BACA JUGA : Ayah Pemerkosa Anak Kandung Ditangkap Polres Aru, Pelaku Bakar Sepatu Sekolah Korban

Dijelaskan, tersangka disangkakan melanggar pasal persetubuhan dan pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat (1) Jo Pasal 76D, Ayat (2) dan Ayat (3) dan Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76E dan Ayat (2) UU RI No 17 Tahun 2016 Tentang Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi UU.

“Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,”kata Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru, Iptu Andi Amrin menjawab Terasmaluku.com dikonfirmasi via WhatApps, Kamis (1/12/2022).

Saat ini tersangka ditahan di Rutan Polres Kepulauan Aru. “Modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu dengan membujuk rayu dan ancaman melakukan hubungan seksual untuk memenuhi nafsu birahinya,”jelasnya.

Sekedar tahu, Tersangka terakhir kali setubuhi korban yang merupakan darah dagingnya pada Kamis (24/11/2022) malam lalu sebelum akhirnya tersangka kabur ke hutan.

Tiga hari berselang, tersangka berhasil ditangkap Personel Resmob Satreskrim Polres Kepulauan Aru di lokasi persembunyiannya di hutan Depnaker dan langsung diseret ke Mapolres Aru.

Penulis : Ruzady Adjis

BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

BACA JUGA :  Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga, Ini Pesan Widya ke PKK SBB

No More Posts Available.

No more pages to load.