Seorang Pengedar Narkotika di Ambon Ditangkap BNNP Maluku

oleh
Ilustrasi

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Seorang pria di Kota Ambon bernama Husien Maricar (HM) alias Memix ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku. Dari tangannya, diamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,11 gram.

HM alias Memix ini diduga seorang pengedar narkotika. Ia ditangkap pada 16 Januari 2023 sekitar pukul 20.25 WIT lalu di depan kos-kosan lorong Indomaret JL. Rijali, Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Penangkapan terduga pengedar narkotika ini dipimpin langsung Plt Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Maluku, AKP Richard Hahury.

“Penangkapan pada hari Senin 16 Januari 2023 pukul 20.25 WIT, TKP Jln Rijali Kelurahan Amentelu tepat Depan kos-kosan lorong Indomaret,”ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya itu Selasa (24/1/2023) malam.

Penangkapan terduga pengedar yang satu ini berdasarkan informasi dari masyarakat.

Awalnya, masyarakat melapor ke BNPP Maluku terkait adanya transaksi diduga narkotika yang dilakukan oleh Husein Maricar alias Memix ini.

Dari informasi ini, Tim BNNP Maluku dipimpin langsung Plt Kabid Pemberantasan, AKP Richard Hahury pun bergerak menuju TKP dan langsung menciduk terduga.

“Dari Informasi tersebut tim Pemberantasan BNNP Maluku yang di Pimpin lansung oleh Plt. Kabid Pemberantasan BNNP Maluku langsung menuju di TKP dan langsung melakukan penangkapan terhadap terduga yang bernama Husein Maricar alias Memix,”terang sumber lagi.

Benar saja, pasca ditangkap, Tim BNNP Maluku temukan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dari tangan terduga.

“Terduga tertangkap tangan memegang BB (barang bukti) yang diduga narkotika golongan I jenis Shabu dengan berat bruto 1,11 gram,”tandasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak BNNP Maluku atas penangkapan ini.

Penulis : Ruzady Adjіѕ

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow.

BACA JUGA :  Ratusan Warga Soabali Korban Kebakaran Mengungsi di Tenda Darurat

No More Posts Available.

No more pages to load.