Polda Maluku : Proses Hukum Terduga Pelaku Pungli di Pasar Mardika Sesuai Prosedur

oleh
oleh
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat. FOTO : HUMAS POLDA MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepolisian Daerah Maluku menanggapi aksi protes puluhan pedagang di Pasar Mardika Ambon melalui beberapa media massa. Para pedagang di Pasar Apung Mardika baru mengeluhkan terkait penangkapan IM dan HK.

Kedua tersangka tersebut diamankan polisi saat melakukan pungutan uang keamanan dari para pedagang di Pasar Apung I Mardika Kota Ambon awal November 2022.

Keduanya pun langsung ditahan dan dijerat menggunakan Pasal 368 KUHPidana jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) jo KUHPidana jo Pasal 64 KUHPidana.

“Penangkapan HK dan IM sudah sesuai dengan proses hukum, dan diawali pengaduan dan keluhan masyarakat, di sana itu banyak orang dan tentu tidak semua bisa menerima adanya indikasi pungutan liar tersebut,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat dalam siaran peranya, Selasa (14/2/2023).

Setiap pungutan ke masyarakat, kata Ohoirat, harus diatur melalui Peraturan Daerah (PERDA). Sehingga jangan dilihat dari jumlah pemberian yang hanya Rp 5 ribu per orang, tapi berapa ratus orang yang berdagang di sana setiap hari harus membayar hal tersebut.

BACA JUGA :  BPJAMSOSTEK Mantap Tingkatkan Kepatuhan, Sepakat Teken Kerjasama Dengan Polri

No More Posts Available.

No more pages to load.