Tersangka Perkosa Anak Tiri Dibawah Umur di SBB Terancam Dihukum 15 Tahun Penjara

oleh

TERASMALUKU.COM,-AMBON-AO (33), tersangka pemerkosaan anak tiri dibawah umur di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terancam dihukum penjara 15 tahun paling lama.

BACA JUGA : Anak Dibawah Umur di SBB Diperkosa Ayah Tiri, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (1)  Undang – Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti Undang – Undang RI Nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang – Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang Jo pasal 76D Undang – Undang RI Nomor 35 tahun 2014 Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.

“Ancaman hukumannya itu paling lama 15 tahun penjara,”kata Kasat Reskrim Polres SBB, Iptu Irwan, Jumat (31/3/2023) dikonfirmasi via seluler dari Ambon.

Sekedar tahu, AO, lelaki berusia 33 tahun di sebuah dusun di Kecamatan Huamual, Seram Barat ini ditangkap Satreskrim Polres SBB, Kamis (30/3/2023) berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP-B/67/III/2022/SPKT/Polres SBB/Polda Maluku, tertanggal 30 Maret 2023 atas tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur.

Tersangka perkosa F, anak tirinya yang masih dibawah umur pada Rabu (29/3/2023) tengah malam di rumah mereka.

Kelakuan bejat tersangka terbongkar setelah korban buka mulut alias menceritakannya kepada FP, kakek korban.

Korban kepada kakeknya mengaku sudah dua kali diperkosa pelaku.

Pelaku bahkan mengancam akan membunuh ibu korban jika korban melaporkan perbuatan pelaku itu.

Mendengar pengakuan korban, sang kakek langsung melaporkan tersangka ke Polres SBB pada Kamis.

Tak sampai 24 jam, tersangka ditangkap dan langsung dijebloskan di Ruang Tahanan (Rutan) Polres.

Penulis : Ruzady Adjіѕ

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

BACA JUGA :  Presiden : Warga Maluku Segara Bisa Nikmati Trans Seram

No More Posts Available.

No more pages to load.