Penanganan Stunting di Malteng, Ini Penekanan Penjabat Bupati

oleh
oleh
Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa.

TERASMALUKU.COM,-MASOHI– Penjabat Bupati Maluku Tengah (Malteng) Rakib Sahubawa, terus berkomitmen untuk memaksimalkan peran posyandu guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama membahas bagaimana meningkatkan fungsi posyandu sebagai garda terdepan dalam upaya mencegah stunting,”pinta Rakib Sahubawa dalam sambutanya yang dibacakan Asisten I Setda Malteng Silviana Mattemmu pada Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pokjanal Posyandu di Kota Masohi Rabu (6/12/2023).

Stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak-anak, kata dia, merupakan masalah serius yang harus ditangani dengan baik. gangguan stunting memiliki dampak jangka panjang pada kesehatan anak dan menentukan masa depan mereka.

Olehnya itu, peran posyandu sangat penting untuk memantau, mengedukasi, serta melayani ibu hamil, balita, dan keluarga.

Pada kegiatan itu, Pj Bupati menitipkan empat poin penting yang harus diperhatikan dan dijalankan terkait peningkatan pelayanan dasar sosial di posyandu

Pertama, tim pokjanal posyandu perlu melakukan rapat koordinasi agar Organisasi Perangkat Daerah secara bersama-sama membina dan memfasilitasi kebutuhan posyandu, termasuk kebutuhan peningkatan kapasitas kader posyandu.

BACA JUGA: Penjabat Bupati Malteng: UMKM Dapat Tingkatkan Ekonomi Lokal dan Membuka Lapangan Kerja

Kedua, pokjanal posyandu di tingkat kecamatan diharapkan dapat bekerjasama dengan puskesmas, sekolah, dan lembaga sosial lainnya untuk mendorong pemberdayaan melalui posyandu.

Ketiga, kepada kepala pemerintah negeri dan lurah sebagai ketua pokja posyandu dan juga pimpinan pemerintahan tingkat negeri/ kelurahan yang bertanggungjawab terhadap posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa, diminta untuk bekerjasama dengan berbagai pihak, memastikan semua bayi, balita dan ibu hamil datang ke posyandu untuk dipantau kesehatannya.

“Apabila ada ibu hamil yang yang kurang energi kronis (kek) dan bayi/balita yang tidak naik berat badannya, segera dibawa ke puskesmas. Pastikan semua bayi/balita diimunisasi, beri makanan bergizi dengan protein hewani,” pintanya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil Serwaru Bersama Warga Gali Sumur Air 

Keempat, kepada tim pokjanal posyandu mulai dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat desa, diharapakan melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap pelaksanaan posyandu, karena masih banyak keluhan masyarakat mengenai alat ukur yang digunakan di posyandu tidak sesuaai dengan standar. Hal ini tentunya akan mempengaruhi keakuratan data status gizi bayi/ balita. Selain itu masih ada keluhan masyarakat mengenai kemampuan kader posyandu yang belum memadai.

Rakib Sahubawa berharap, kegiatan ini dapat membangun komitmen dan menjadikan posyandu sebagai kebanggaan yang dapat meningkatkan kesehatan kepada masyarakat. Juga tentunya bisa memberikan pengaruh signifikan terhadap kesehatan, baik jasmani maupun rohani.

“Sehingga, memudahkan kita bisa mewujudkan sumber daya manusia yang berintegritas yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan bangsa, khususnya bagi daerah ini,” harapnya.

Pj Bupati Malteng juga mengajak semua pihak, dengan semangat Pamahanu Nusa, yang merupakan falsafah masyarakat di Malteng yang sangat luhur untuk membangun nusa dan bangsa, serta bersatu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan dasar sosial posyandu.

Penulis: Nair Fuad

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.