Mendagri : Inflasi di Maluku Secara Umum Relatif Stabil, Kota Tual Dapat Peringatan

oleh
Mendagri, M. Tito Karnavian saat berikan keterangan pers usai Rakor bersama Kepala Daerah se-Maluku di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Kamis (11/1/2024). Foto : Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Menteri Dalam Negeri. M. Tito Karnavian lakukan rapat koordinasi bersama Kepala Daerah dan Forkopimda di Maluku, Kamis (11/1/2024). Rapat dilangsungkan di kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon.

Dalam rapat tersebut, salah satu persoalan yang dibahas adalah terkait inflasi sepanjang tahun 2023 lalu.

“Umumnya inflasi di Maluku relatif stabil, terkendali,”ungkap Mendagri Tito saat konferensi pers usai rakor.

Dijelaskan Mendagri Tito, inflasi di Maluku masih terkendali karena berada diangka 2,81 persen atau hanya terpaut 0,2 persen dari target nasional diangka 2,61 persen. Artinya barang-barang tersedia dengan harga yang cukup baik dan terjangkau.

“Target pemerintah itu ada di angka 3 persen plus minus 1, artinya paling rendah 2 persen, paling tinggi 4 persen. Nah dimana posisi Provinsi Maluku diangka 2,81 persen, hanya naik sedikit 0,2 persen diatas diatas nasional,”terangnya.

Ini kata Mendagri dipengaruhi Nataru 2023 sehingga mempengaruhi harga transportasi, harga untuk rekreasi dan makan minuman.

Meski di Maluku secara umum relatif terkendali, inflasi di Kota Tual justru curi perhatian Mendagri. Pasalnya, inflasi di Kota Tual berada diangka 3,3 persen dan ini sudah yang ke-5 kalinya dalam tahun 2023.

“Meskipun angka cukup baik 2,81, ada daerah yang 3 persen lebih. Satu kota yang hampir 5 kali diatas 3 persen, Kota Tual,”bebernya.

Maka dari itu, khusus untuk Penjabat Walikota Tual, Mendagri perintahkan cari tahu penyebabnya. “Saya berikan kesempatan cari masalahnya, koordinasi dengan forkopimda, kalau tidak bisa diselesaikan, minta bantuan provinsi, kalau nggak bisa juga minta intervensi dari pusat untuk membantu,”ujarnya.

Menyinggung sanksi bagi kepala daerah yang kabupaten/kotanya inflasi lebihi target nasional,

“Saya ingatkan, sudah 5 kali di tahun 2023, tapi kan (inflasi) ada yang dimasa jabatan sebelum Pj (Penjabat) ini, Pj masih baru. Maka tadi saya ingatkan, cari masalahnya apa, kemudian cari solusinya, suplai kurang atau distribusi yang macet, cuma dua itu saja atau ada masalah transportasi,”tandasnya.

BACA JUGA :  Dokter Spesialis Mata Terjun ke Banda Neira Gelar Pemeriksaan Kesehatan Mata 24-25 November

Penulis : Ruzady Adjis

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.