Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Perahu Terbalik di Perairan Pintu Kota Ambon

oleh

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Tim SAR Gabungan dikerahkan lakukan pencarian terhadap Jossi Balubun (42), korban hilang akibat perahu terbalik saat mancing di perairan Pintu Kota Dusun Air Low, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (2/3/2024).

Kepala Basarnas Ambon, M. Arif Anwar menjelaskan, pasca laporan kecelakaan laut ini diterima pihaknya, sekitar pukul 08.45 WIT, Tim Rescuer langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian lakukan Operasi SAR.

Tiba di lokasi, Tim pencarian dan pertolongan atau Search dan Rescue Unit (SRU) dibagi 2 regu. 1 Tim  melaksanakan penyelaman di sekitar lokasi tenggelamnya korban. Tim melakukan Operasi penyelaman pada kedalaman 30 dan 25 meter di lokasi sekitar korban tenggelam.

Sementara 1 Tim lagi gunakan Rubber Boat Basarnas Ambon dan beberapa longboat masyarakat melakukan pencarian dari permukaan air.

Hingga sore hari Ops SAR berlangsung, korban belum berhasil ditemukan.

Kepala Basarnas Ambon, M. Arif Anwar

“Tapi belum menemukan tanda tanda keberadaan korban,”ungkapnya.

Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pencarian dan akan dilanjutkan besok pagi pada Ops SAR hari kedua, Minggu (3/3/2024).

Diberitakan sebelumnya, sebuah perahu ditumpangi 4 orang warga terbalik di perairan Pintu Kota Ailouw, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (2/3/2024). Satu orang tewas, sedangkan satu orang lainnya belum ditemukan.

BACA JUGA : Perahu Terbalik Saat Mancing di Pintu Kota Ambon, 1 Orang Tewas 1 Belum Ditemukan

Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janete S. Luhukay menjelaskan korban tewas akibat kecelakaan laut ini adalah Dominggus Pieter Diaz (54) warga Karang Panjang Kecamatan Sirimau, Ambon.

Sementara Jossi Balubun (42) warga Karpan Lin V hingga kini belum ditemukan.

Sedangkan dua korban selamat, Zeth Uniberua warga Karpan dan Stevi Hattu warga Wainitu Ambon, kini sementara mendapat perawatan di RSUD Haulussy Ambon.

BACA JUGA :  Tidak Selalu Mulus, Ini Roller Coaster Perjalanan Karir Seorang Content Creator

Laka Laut ini terjadi Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30 saat para korban sedang mancing di perairan Pintu Kota Airlow.

“Penyebab kejadian tersebut dapat dipastikan karena arus yang kuat mengakibatkan perahu terbalik dan tenggelam,”ungkapnya dikonfirmasi Sabtu sore.

Perahu tenggelam ke dasar laut dikarenakan putaran arus, keempat korban terpencar, berusaha selamatkan diri.

“Mereka terpisah, karena sudah mulai tidak kuat lagi Stevi (korban selamat) pun kembali berteriak meminta pertolongan dan teriakan saksi didengar oleh warga sehingga warga setempat langsung bergegas memberikan pertolongan, menuju suara yang meminta pertolongan,”terang Juru Bicara Polresta Ambon ini.

Pasca ditolong warga setempat, para korban langsung dievakuasi ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis.

“Namun salah satu rekannya Dominggus Pieter Diaz yang sempat dilarikan ke RSUD tewas. Sementara korban selamat Stevi Hattu dan Zeth masih mendapat perawatan medis. Sedangkan Josi masih dalam pencarian,”tandasnya.

Berdasarkan keterangan Stevi, korban selamat, saat laka laut itu terjadi posisi Jossi, korban hilang, ketika itu kakinya terlilit tali pancing di perahu.

Penulis : Ruzady Adjis

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.