Kejati Pastikan Kasus Dugaan Korupsi Seret Nama Pj Gubernur Maluku Tetap Diusut

oleh
Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Penanganan dua kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Penjabat Gubernur Maluku saat ini, Sadali Ie tetap diproses.

Hal ini disampaikan pihak Kejaksaan Tinggi Maluku melalui Plt Kasi Penkum
dan Humas, Aizit Latuconsina di Ambon, Rabu (8/5/2024).

Dua kasus dugaan korupsi yang seret nama Sadali Ie masing-masing kasus dugaan tipikor Dana Covid-19 Pemprov Maluku Tahun 2020-2021 kasus dugaan tipikor reboisasi Dinas Kehutanan Provinsi Maluku di Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2022.

“Perkara yang disebutkan itu tidak berkaitan dengan surat edaran (penundaan pengusutan perkara) karena dia bukan peserta pemilu. Dari skala prioritas tetap jalan tapi masih berproses di Pidsus, tetap jalan,”ungkapnya menjawab wartawan.

Ada Indikasi Korupsi

Juru Bicara Kejati Maluku ini menegaskan, dua kasus tersebut saat ini sudah berproses di Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati setelah sebelumnya hasil telaah Bidang Intelijen Kejati Maluku, menyimpulkan ada indikasi korupsi.

“Indikasi itu bisa dari unsur perbuatan melawan hukum, kerugian negara, memperkaya atau menguntungkan orang lain atau diri sendiri. Kan salah satu dari itu kita naikan (ke Bidang Pidsus untuk penyelidikan),”terangnya.

Hanya saja, diakuinya, Sadali belum pernah diperiksa pihak Jaksa sejauh ini.

“Waktu itu di Intel, beliau pernah diundang untuk diklarifikasi tapi karena kesibukan, beliau kirim surat balasan minta dijadwalkan ulang,”bebernya.

Namun karena indikasi dugaan korupsi disimpulkan ada, Bidang Intelijen langsung limpahkan perkara ke Bidang Pidsus untuk penyelidikan.

Tapi waktu itu karena perkembangan indikasinya sudah bisa kita simpulkan, sehibgga kita beranggapan tanpa perlu menunggu keterangan yang bersangkutan, kita limpahkan ke Pidsus.

“Dilimpahkan ke Pidsus dalam posisi belum diambil keterangan yang bersangkutan (Sadali), tapi pihak terkait sudah lengkap keterangannya, data dokumennya sudah ada. Sehingga kita menganggap bahwa kalaupun menanti yang bersangkutan punya kesempatan kan waktunya belum pasti nanti lama, biar nanti Pidsus yang panggil,”tandasnya.

BACA JUGA :  Ambon New Port dan LIN Terancam Batal, Ini Sikap Keras 8 Wakil Rakyat Maluku ke Presiden

Penulis : Ruzady Adjis

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.