Pemkab Malteng Gelar Berbagai Kegiatan Sosial Sambut Hari Pattimura 15 Mei

oleh
oleh
Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa. FOTO : Fadly Aloatuan, Humas Malteng

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah, Provinsi Maluku menggelar beragam kegiatan sosial dalam rangka menyambut Hari Pattimura yang setiap tahun diperingati pada 15 Mei.

“Untuk menyambut Hari Pattimura kami adakan pelayanan kesehatan gratis, penghijauan, hingga bantuan sosial untuk masyarakat di Kecamatan Saparua dan Saparua Timur,” kata Penjabat Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa dalam keterangan yang diterima di Ambon, Senin (13/5/2024).

Pihaknya juga akan melakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan kesetaraan pendidikan melalui Kurikulum Merdeka Belajar di Saparua Maluku Tengah.

“Kami juga akan melakukan pemutakhiran data kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, data terpadu kesejahteraan sosial (DKTS), BPJS di dua wilayah tersebut,” katanya.

Berdasarkan sejarah, pada 15 Mei sebagai waktu mengenang jasa pahlawan Maluku Thomas Mattulessy atau Kapitan Pattimura yang berjuang melawan dan mengusir penjajah dari bumi Maluku, pada 15 Mei 1817. Tahun ini sebagai ke-207 Hari Pattimura.

Perayaan ini biasanya ditandai dengan penyulutan obor yang menurut para orang tua berfungsi untuk membakar semangat perjuangan Pattimura.

Kapitan Pattimura merupakan pahlawan Indonesia yang berjuang untuk daerah Maluku dalam melawan VOC Belanda. Sebelumnya, Kapitan Pattimura berkarir dalam militer sebagai mantan sersan militer Inggris.

Jasa serta perjuangan yang dilakukan oleh Kapitan Pattimura berdampak bagi kemerdekaan Indonesia. Walaupun sudah ratusan tahun berlalu, nama Pattimura tetap dikenal oleh Bangsa Indonesia hingga masa kini.

Kapitan Pattimura mendapatkan gelar kehormatan sebagai pahlawan pada 6 November 1973. Gelar kehormatan pahlawan merupakan gelar penghargaan tingkat tertinggi yang ada di Indonesia, hal ini karena seorang pahlawan memberikan perbuatan yang nyata untuk melindungi Indonesia secara penuh atau berjasa pada warga Indonesia.

Gelar ini diberikan agar perjuangannya serta jasanya dapat dikenang seumur hidup dan dijadikan teladan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kapitan Pattimura wafat saat umurnya masih 34 tahun, tepatnya pada 16 Desember 1817. Meskipun Kapitan Pattimura telah wafat berpuluh-puluh tahun yang lalu, nama dan perjuangannya tetap dikenang.

BACA JUGA :  ACT Maluku Terus Berikan Modal Usaha Untuk Pedagang Kecil di Kota Ambon

Pewarta : Ode Dedy Lion Abdul Azis/Antara
Editor : Maximianus Hari Atmoko

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.