98 Kasus Narkoba di Maluku, 119 Tersangka Diringkus

oleh
Ilustrasi

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sepanjang Januari hingga Mei 2024, aparat kepolisian di Maluku berhasil ungkap 98 kasus narkoba, 119 orang tersangka diamankan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol. Heri Budiarto di Ambon, Senin (27/5/2024) menjelaskan, puluhan kasus narkoba yang diungkap Polda Maluku dan jajaran Polresta maupun Polres ini meliputi peredaran gelap sabu-sabu, ganja dan tembakau sintesis, baik skala kecil maupun besar.

Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol. Heri Budiarto

“Pengungkapan narkoba sebanyak 98 kasus, dengan rincian kasus sabu sebanyak 60, kasus ganja sebanyak 25 dan kasus tembakau sintetis sebanyak 13. Sementara jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 119 orang,” ungkapnya.

Barang bukti yang telah disita oleh Ditresnakoba dan
Satresnarkoba Polres jajaran diantaranya sabu-sabu 143,1325 gram, ganja 853,55 gram, dan tembakau sintetis 56.6327 gram.

“Jika barang bukti tersebut dinominalkan dengan harga di pasaran gelap Maluku maka diperkirakan sebesar Rp. 600.000.000,”sebutnya.

Para tersangka narkoba yang telah di proses hukum sampai ke dalam penjara berperan sebagai pemakai, pengedar hingga bandar narkoba.

Menurutnya, tiap kasus yang ditangani memiliki kesulitan yang berbeda namun tidak ada kata kompromi atau takut bagi Polri atau BNN dan membedakan apakah ini kecil atau besar, semua akan ditindak dan proses hukum berdasarkan alat bukti yang ada.

Dari data yang ada, sebanyak 6 kasus besar dan menonjol terungkap dengan melibatkan bandar atau pemasok narkoba baik melibatkan orang sipil biasa bahkan ada yang juga melibatkan anggota Polri dan semuanya diproses bahkan bagi anggota yang terlibat diproses baik pidana maupun internal sampai dengan pemecatan dari dinas Polri.

“Kami Ditresnarkoba beserta jajaran akan terus melaksanakan penegakkan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba, tentu ini juga memerlukan peran serta masyarakat untuk menolak narkoba di lingkungannya, ujarnya.

BACA JUGA :  Vonis PN Ambon, Pengedar Narkoba Dihukum 12 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Tak hanya itu, Ditresnarkoba Polda Maluku dan Polres jajaran juga akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk lebih memaksimalkan pengungkapan.

“Kami juga menghimbau kepada siapapun jika ada informasi tentang penyalahgunaan narkoba agar disampaikan kepada kami, sehingga kami bisa tindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku,”tandasnya.

Penulis : Ruzady Adjis

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.