Tingkatkan Global Skill, Smart English Course Ambon Gelar Pelatihan

oleh
oleh

TERASMALUKU.COM,-AMBON– Smart English Course Ambon menggelar Banprog Global Skills Training Junior Administrative Assistant Tahun 2024.

Kegiatan yang digelar di Smart Course Center, Galunggung, Kota Ambon, Jumat (31/5/2024), ini dibuka oleh Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Ambon yang diwakili Fence Manuputty, petugas pelayanan publik BPVP.

Kepada wartawan, Fence Manuputty berharap pelatihan ini dapat meningkatkan sumber daya manusia di provinsi Maluku khususnya di Kota Ambon.

“Diharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, maupun skill dari para peserta yang mengikuti pelatihan,” harap Manuputty.

Para peserta yang mengikuti pelatihan juga diharapkan bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat saat dari kegiatan ini.

“Bukan saja saat mengikuti proses pelatihan tetapi dapat mengimplementasikan ilmu yang didapati sehingga bisa bersaing dan membuka usaha mandiri,” pintanya.

BACA JUGA: Pj Gubernur Maluku Sebut Masih Banyak Siswa SD Belum Capai Kompetensi Minimum Literasi, Numerasi dan Karakter

Di tempat yang sama, Dwi Eka Haryani, Owner Smart English Course Ambon, mengatakan, peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 16 orang, berusia 18 tahun ke atas.

“Mereka yang ikut pelatihan ada dari unsur-unsur belum bekerja, mereka berusia 18 tahun ke atas, mereka sangat membutuhkan kursus bahasa Inggris terkait dengan global skill training,” kata Eka.

Pelatihan yang digelar melibatkan 8 dari 10 instruktur yang tersedia di Smart English Course. “Kami juga menghadirkan instruktur dari industri dari swiss-belhotel dan nanti dari BPSDM sendiri terkait dengan soft skill yang nanti mereka dapatkan,” ungkapnya.

Eka berharap program yang dilaksanakan ini bisa berjalan baik, dan para peserta dapat menyerap semua pelajaran yang didapatkan. “Semoga pelajaran yang didapat nanti bisa diimplementasikan dan semoga nanti mereka bisa bekerja setelah mereka memiliki skill kompetensi karena sesudah ini mereka juga akan mengikuti tes toefl, semoga mereka bisa berasil,” harapnya.

BACA JUGA :  Peringati HUT Kota, Ribuan ASN Berdoa Untuk Ambon Dan Rohingya

Selama kurang lebih 33 hari belasan peserta akan mengikuti pelatihan, baik itu skill maupun pengetahuan. Skill dan pengetahuan yang akan didapatkan yaitu bagaimana mereka mampu menerima tamu; membuat surat; menghandel kesulitan-kesulitan; mampu beradaptasi di lingkungan kerja menggunakan bahasa Inggris, maupun dalam keseharian.

“Yang paling terpenting adalah soft skill mereka, ini sedang kami tekankan karena generasi Gen Z seperti mereka ada sedikit sulit terkait dengan attitude, karena mereka hidup di zaman yang semuanya sudah terbuka, sudah global dan kemudian mereka menganggap mungkin itu biasa saja,” ujarnya.

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.