Pemkot Ambon : Implementasi Smart City Butuh Tiga Elemen Ini 

oleh
oleh
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, menggelar "Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Smart City di ruang rapat Balai Kota, Selasa (4/6/24). FOTO : DISKOMINFO KOTA AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, menggelar “Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Smart City Tahap I melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) di ruang rapat Balai Kota, Selasa (4/6/24).

Saat membuka kegiatan ini, Plt. Kepala Diskominfo, Ronald H. Lekransy menjelaskan, Rapat Evaluasi Dewan Smart City merupakan bagian dari program rutin yang mestinya dilakukan dalam mengevaluasi pelaksanaan program/kegiatan yang terakomodir di dalam Masterplan Smart City Kota Ambon tahun berjalan.

“Jadi program Smart City ini melibatkan banyak unsur. Tahun ini kita akan melakukan evaluasi khususnya kegiatan smart city di tahun 2023, sekaligus merupakan fase akhir pelaksanaan masterplan 2019-2024,” ungkapnya.

Ia mengatakan dalam rangka membicarakan Smart City, paling sedikit ada tiga elemen besar yang harus diperhatikan guna mengimplementasikan smart city pada kota yang memiliki brand Ambon City of Music ini.

“Tiga elemen besar itu menurutnya, adalah soal integrasi seluruh dimensi pelayanan, kemudian soal bagaimana partisipasi pemerintah, masyarakat dan dunia, serta pemanaaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan pelayanan public, yang diharapkan berimplikasi pada terbangunnya kota yang aman, nyaman dan lestari untuk warga,” jelasnya.

Yang dibahas dalam Rakor yakni Dimensi Smart Governance mencakup kegiatan/program pada badan/dinas Disdukcapil, BPPRD, DPMPTSP,dan Diskominfosandi.

Sedangkan Dimensi Smart Branding mencakup program/kegiatan Dinas Pariwisata dan AMO, seperti Pemasaran Parawisata, kegiatan live music sudut kota, Festival Panas Pela Dan Gandong, Festival Lorong Budaya, promosi wisata kuliner di kawasan Tapalkuda, Airsalobar.

Dan program unggulan AMO mencakup Akselerasi Inkubasi Kreatif Beyond Musik, Launching Destinasi Wisata Sunset, Konser Riu Rhythm “Sound Of Spice”, Musican Goas To School dan Hutan Kota.

Dimensi Smart Economic program berjalan milik dinas Disperindag, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi. Smart Society (DP3AMD, Dinas Pendidikan, inas Sosial, Dinas Perputakaan). Smart Living (Dinas kesehatan, Dinas Perhubungan, DPPKB, PRKP) dan Smart Environment program kegiatan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan.

BACA JUGA :  Empat Pecahan Uang Rupiah Ini Bisa Ditukar ke Bank Hingga Akhir 2018

Rapat Koordinasi Dewan Smart City ini melibatkan unsur akademisi, para mitra teknis, dan OPD teknis terkait yang dihadiri langsung oleh para pimpinan OPD antara Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kepala BPPRD, Pejabat Eeselon III dan IV, pejabat Fungsional dan staf dari Bapeda Litbang, Koperasi, Lingkungan Hidup, DP3MD, DPMPTSP, DPPKB, Perpusatakan, Pertanian, Pariwisata.

Hadir juga dalam keiatan tersebut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pattimura, Prof. M. Salakory, bersama sekretaris LPPM, Direktur Ambon Music Office (AMO) Ronni Loppies, dan unsur penyusun Dokumen Master Plan Smart City. (MCAMBON)

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.