Sadali Ie Nyatakan Siap Penuhi Panggilan Untuk Diperiksa, Ini Respon Kejati Maluku

oleh

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Penjabat Gubernur Maluku, Sadali Ie menyatakan akan kooperatif jika dipanggil Kejaksaan Tinggi Maluku untuk diperiksa terkait dua kasus dugaan korupsi. Bagaimana respon Kejaksaan Tinggi Maluku?

Nama Sadali Ie santer dikabarkan terlibat dalam kasus dugaan korupsi Anggaran Covid-19 Pemerintah Provinsi Maluku Tahun 2020-2021 dan kasus dugaan korupsi Reboisasi Dinas Kehutanan Provinsi Maluku di Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2022.

Dua kasus dugaan korupsi ini diusut Kejati Maluku. Namun penanganannya terkesan jalan ditempat pasca naik tahap penyelidikan Bidang Pidana Khusus (Pidsus).

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Ardy mengatakan, terkait pemanggilan Sadali Ie untuk diperiksa tergantung dari Penyelidik Pidsus yang menangani kasus.

“Itu tergantung dari Penyelidik Pidsus yang menangani perkara,”ujarnya menjawab saat dikonfirmasi Jumat (14/6/2024) di Ambon.

Sekedar tahu, Sadali nyatakan siap penuhi panggilan Kejati Maluku untuk diperiksa.

“Kalau dipanggil kita tetap legowo memenuhi panggilan itu,”kata Sadali menjawab wartawan di kantor Kejati Maluku, Kamis (30/5/2024) usai bersilaturahmi dengan Kepala Kejati Maluku.

Mantan Kadis Kehutanan Provinsi Maluku ini menyatakan akan kooperatif jika dapat panggilan untuk diperiksa.

“Oh siap, saya katakan setiap panggilan untuk dimintai keterangan, saya tetap hadir,”imbuhnya.

BACA JUGA : Namanya Terseret Kasus Dugaan Korupsi, Pj Gubernur Maluku Sadali Ie Nyatakan Siap Penuhi Panggilan Kejati

Sebelumnya, Plt Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Aizit P. Latuconsina menjelaskan, dua kasus yang seret nama Sadali Ie tetap diusut.

BACA JUGA : Kejati Pastikan Kasus Dugaan Korupsi Seret Nama Pj Gubernur Maluku Tetap Diusut

Hanya saja diakuinya, Sadali Ie belum pernah diperiksa.

Surat Panggilan kepada Sadali pernah dilayangkan saat kasus masih berproses di Bidang Intelijen Kejati Maluku.

BACA JUGA :  Sambut Hari Kesehatan Jiwa, RSKD Maluku Gelar Pemeriksaan Gratis

Namun, Sadali meminta untuk jadwalkan ulang karena terhalang kesibukan pekerjaan sebagai Sekda Maluku.

Hanya saja, dari hasil telaah Bidang Intelijen, ditemukan ada indikadi korupsi, sehingga kasus dilimpahkan ke Bidang Pidsus untuk ditangani lebih lanjut.

“Indikasi itu bisa dari unsur perbuatan melawan hukum, kerugian negara, memperkaya atau menguntungkan orang lain atau diri sendiri. Kan salah satu dari itu kita naikan (ke Bidang Pidsus untuk penyelidikan),”terang Aizit, Rabu (8/5/2024) di Ambon.

“Dilimpahkan ke Pidsus dalam posisi belum diambil keterangan yang bersangkutan (Sadali), tapi pihak terkait sudah lengkap keterangannya, data dokumennya sudah ada. Sehingga kita menganggap bahwa kalaupun menanti yang bersangkutan punya kesempatan kan waktunya belum pasti nanti lama, biar nanti Pidsus yang panggil,”tandasnya.

Penulis : Ruzady Adjis

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.