DKP Maluku Gelar Kurasi Produk UMKM Perikanan Tingkatkan Daya Saing

oleh

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku gelar Kurasi Produk UMKM Perikanan, Rabu (3/7/2024).

Kurasi UMKM Produk Perikanan ini diikuti 17 UMKM yang berasal dari Kota Ambon dan 2 UMKM dari Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Dan melibatkan kurator UMKM yang tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan melakukan proses identifikasi, memilih, menilai dan memetakan kondisi produk UMKM dengan tujuan mengetahui permasalahan yang dihadapi pelaku usaha UMKM sehingga pembinaan dapat dilakukan lebih tepat sasaran.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku, Erawan Asikin menjelaskan, dengan kurasi, produk UMKM yang berkualitas tinggi dapat ditampilkan dan dipromosikan secara efektif, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendorong pembelian produk UMKM.

Apalagi Kurasi UMKM merupakan komponen penting dalam Gernas BBI dan BBWI 2024.

“Kurasi juga membantu memberdayakan UMKM agar menjadi lebih siap dalam menghadapi pasar dan meningkatkan daya saing mereka,”jelasnya.

Tren bisnis UMKM Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan seyogianya harus linear dengan tuntutan pasar baik lokal, nasional maupun global.

“Saat ini hanya produk yang berdaya saing tinggi, unggul dan inovatif yang dapat bertahan,”ujarnya.

Dijelaskan, permasalahan yang dihadapi UMKM antara lain ketersediaan bahan baku, kurang diperhatikannya standar mutu produk yang berimbas pada inkonsistensi dalam produksi, kualitas dan kontinuitas produk.

Serta ketersediaan akses pembiayaan, permodalan dan pasar, maupun kurangnya pemahaman para pelaku UMKM terhadap pentingnya legalitas usaha maupun ijin lainnya, misaya NIB/Nomor Induk Berusaha, NPWP, PIRT, Sertifikasi halal, izin prosedur ekspor-impor, maupun hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dan lain lain.

“Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya pendampingan pelaku usaha melalui Kurasi UMKM Produk Perikanan yang meliputi aspek Legalitas, Produksi, Keuangan, Pemasaran, Sumberdaya Manusia dan Operasional,”terangnya.

BACA JUGA :  PKS Maluku Gelar Tandatangan Pakta Integritas Calon Bupati Dan Wakil Bupati, Pilih Menang Bermartabat

Melalui kegiatan ini, diharapkan manfaat yang didapat oleh pelaku usaha antara lain pertama dari sisi Kualitas Produk dan Layanan : UMKM memastikan bahwa produk atau layanan yang mereka tawarkan memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar tertentu sebelum disajikan kepada pelanggan.

Kedua, dari sisi Kepercayaan Pelanggan: Pelanggan cenderung lebih percaya pada produk atau layanan yang telah melewati proses kurasi.

“Jika UMKM dapat menunjukkan bahwa produk atau layanannya telah diperiksa dan disetujui oleh pihak yang berkompeten, ini dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan,”jelasnya.

Ketiga, dari sisi Pemasaran dan Diferensiasi: Kurasi dapat menjadi alat pemasaran yang kuat. UMKM yang telah melewati proses kurasi memiliki poin penjualan yang menarik bagi pelanggan yang mencari kualitas dan keandalan.

Keempat, dari sisi Kepatuhan Hukum dan Peraturan: Beberapa industri atau pasar mungkin memiliki regulasi tertentu yang harus dipatuhi oleh UMKM.

“Mengikuti proses kurasi dapat membantu UMKM memastikan bahwa mereka memenuhi semua persyaratan hukum dan peraturan yang berlaku,”sambungnya.

Kelima dari sisi akses ke Pasar yang Lebih Luas: Beberapa platform atau toko ritel mungkin mengharuskan produk atau layanan untuk melewati proses kurasi sebelum dapat dijual di platform tersebut. Mengikuti kurasi dapat membuka pintu akses ke pasar yang lebih luas.

Keenam, dari sisi Umpan Balik Konstruktif: Proses kurasi juga dapat memberikan umpan balik konstruktif kepada UMKM.

“Ini dapat membantu mereka memperbaiki dan meningkatkan produk atau layanan mereka agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan pelanggan,”sambungnya.

Dan ketujuh, dari sisi Reputasi Bisnis: Produk atau layanan yang telah melewati kurasi dengan sukses dapat meningkatkan reputasi bisnis UMKM. Reputasi yang baik dapat menjadi aset berharga dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

BACA JUGA :  Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Kepulauan Tanimbar, Getaran Dirasakan Hingga ke Papua

Sehingga melalui kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat mendorong UMKM sebagai subjek pembangunan ekonomi, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

“Melalui Kurasi UMKM Produk Perikanan, kita dapat memastikan UMKM tersebut memiliki standar mutu dan kelayakan untuk konsumen, mengetahui kesesuaian proses produksi, bahan baku, pengetahuan tentang produk, kemasan, harga produk serta mengetahui potensi pengembangan produk kelautan dan perikanan yang pada akhirnya meningkatkan daya saing dan peluang UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas,”tandasnya.

Penulis : Ruzady Adjis

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.