Tinjau Sejumlah Proyek Strategis di Kabupaten Buru Dikawal Tim PPS, Kajati Maluku : Pendampingan Minimalisir Penyimpangan, Percepat Pembangunan

oleh

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo tinjau sejumlah proyek startegis nasional di Kabupaten Buru.

Proyek Strategis Nasional yang ditinjau yakni Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Laut Namlea; Preservasi Jalan Namlea, Marloso, Mako, Modanmohe dan Namrole; Pembangunan Jalan dan Jembatan Alih Trase Mako Modanmohe; Pembangunan Bendungan Way Apu; Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Way Apu; dan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I Way Lata.

Kasi Penkum Kejati Maluku, Ardy di Ambon, Jumat (5/7/2024) menjelaskan, peninjauan yang dilakukan pada Rabu (3/7/2024) itu merupakan bagian dari pendampingan Kejati Maluku lewat Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Bidang Intelijen terhadap Proyek Strategis Nasional yang saat ini dalam proses pembangunan.

Kajati Maluku tak sendiri lakukan peninjauan di lokasi pembangunan proyek-proyek tersebut.

Ia didampingi Asintel Kejati Maluku Rajendra D. Wiritanaya, dan Kabag TU Kejati Maluku Adrianus Notanubun serta Tim PPS Bidang Intelijen Kejati Maluku yang terdiri dari Kasi D, Ruslan Marasabessy, Kasi C, Aizit P. Latuconsina dan Hasan M. Tahir.

Kepala Kejati Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo saat mendengarkan penjelasan terkait pembangunan proyek saat lakukan peninjauan Rabu (3/7/2024).

Dalam setiap peninjauan lokasi proyek, Kajati Maluku berpesan agar pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kegiatan pembangunan tersebut, mampu memastikan pelaksanaan pekerjaan dapat diselesaikan dengan tepat mutu, tepat waktu dan tepat sasaran, agar tujuan pembangunan proyek ini dapat segera dimanfaatkan oleh Masyarakat setempat.

“Kajati Maluku juga menegaskan agar para pihak-pihak yang telah dipercayakan untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional ini, dapat memahami pentingnya pendampingan yang dilakukan oleh Tim PPS Kejaksaan Tinggi Maluku.

“Guna meminimalisir adanya praktek penyimpangan dan mempercepat pembangunan Proyek Strategis baik berskala Nasional maupun Daerah agar bisa berjalan lancar sesuai dengan target,”ungkapnya.

Kepada seluruh jajaran Adhyaksa, Kajati juga berpesan agar mampu terlibat sepenuhnya dan menciptakan kondisi yang mendukung dan mengamankan pelaksanaan pembangunan Strategis Nasional diwilayah hukum kerjanya masing-masing.

BACA JUGA :  Ketika Anggota Satgas 734/SNS Jadi Tenaga Pengajar di Ambon

Oleh karena itu, Kajati Maluku meminta agar para Kepala Satuan Kerja, Kepala UPP, PPK dan PPTK yang mewakili Instansinya, dapat secara intens terus berkoordinasi dengan Tim PPS Kejati Maluku waspadai kemungkinan terjadinya ancaman, gangguan, hambatan, tantangan atau AGHT.

“Untuk mewaspadai jika memungkinkan adanya AGHTdan memastikan pembangunan Proyek Strategis Nasional maupun Daerah dapat dilaksanakan secara Objektif, Akuntabel dan Profesional.

Kajati Maluku dalam tinjauannya, diikuti dan disaksikan juga oleh Pj. Bupati Buru Syarif Hidayat, Kajari Buru Hasan Pakaya, Kepala UPP Kelas II Namlea, Kasatker pada BPJN Maluku, Kasatker pada BWS Maluku dan PPK, PPTK pada Dinas PUPR Provinsi Maluku, Para Penyedia dan juga Konsultan Pengawas.

Penulis : Ruzady Adjis

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.