BPJN Maluku Kebut Pengerjaan Jembatan Darurat di Air Buaya Kabupaten SBB

oleh
Potret kondisi terkini proses pengerjaan jembatan darurat di Air Buaya, Kabupaten SBB, Senin (8/7/2024). Foto : Satker PJN Wilayah I Maluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-BPJN Wilayah Maluku melalui Satker PJN Wilayah I kebut perbaikan kerusakan jembatan di Air Buaya, Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Jembatan Darurat Air Buaya ini ambruk pada Jumat (5/7/2024) akibat bencana alam banjir bandang.

BACA JUGA : Jembatan Air Buaya SBB Ambruk Dihantam Banjir, BPJN Maluku Bangun Akses Sementara dari Jembatan Bailey

Kasatker PJN Wilayah I Maluku, Bagus Artamana dikonfirmasi terasmaluku.com, Senin (8/7/2024) mengatakan dirinya saat ini sedang memantau langsung proses perbaikan di lapangan.

Dijelaskan, Tim masih bekerja untuk kebut pemasangan jembatan bailey sebagai jembatan sementara agar akses lalulintas bisa kembali normal.

Pihaknya menargetkan, Senin malam ini jembatan bailey rampung pemasangannya.

Hingga Senin sore, kendaraan bermotor sementara masih melintasi dasar sungai, karena ketinggian air sungai sudah surut.

“Saya di lokasi, saat ini air sudah surut dengan ketinggian sekitar 10-15 cm dari dasar sungai, roda 2 dan 4 bisa melintas. Untuk jembatan bailey sudah terpasang 70%. malam ini kami target selesai 100%,”ungkapnya via seluler Senin sore.

Direncanakan, Selasa (9/7/2024) pagi, Tim akan kerjakan jalan pendekat atau Oprit dan targetkan akses lalulintas sudah bisa normal sebelum Magrib nanti.

“Besok (Selasa) pagi tim akan membuat jalan pendekatnya, target kami paling lambat sebelum magrib sudah bisa open trafic,”tuturnya.

Ia menghimbau seluruh pengguna jalan di jalur Pulau Seram agar selalu berhati-hati dan waspada mengingat curah hujan ekstrem saat ini.

“Kami menghimbau pengguna jalan yang lewat agar lebih waspada dan berhati-hati karena jalan relatif lebih licin dan potensi longsor maupun banjir masih rentan terjadi mengingat curah hujan extreme ini,”imbaunya.

Sekedar tahu, jembatan Air Buaya yang ambruk Jumat pekan kemarin akibat bencana alam banjir bandang itu merupakan jembatan darurat sebagai akses sementara karena jembatan yang lama dalam proses kontruksi peningkatan kapasitasnya.

BACA JUGA :  Lima Hari Pencarian Warga Banda Yang Jatuh ke Laut Nihil, Operasi SAR Ditutup

Peningkatan jembatan lama yang dilakukan berupa penggantian box culvert lama untuk meningkatkan kapasitas debit aliran banjir, dari ukuran semula jembatan 4,5 Meter dilebarkan menjadi 13,5 Meter dan ditinggikan 1 m dari elevasi jembatan lama.

“Jadi jembatan ini dalam proses konstruksi penggantian jembatan lama untuk mencegah banjir, untuk akses warga dan pengguna jalan dibuatkan jembatan darurat dari jembatan bailey sepanjang 9 m, jembatan darurat tersebut yang kemarin terkena banjir bandang,”jelasnya.

Penulis : Ruzady Adjis

**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow

No More Posts Available.

No more pages to load.