TERASMALUKU.COM,-BANDA-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku, Saiful Sahri, membuka FUN Run Budaya 5K yang menjadi bagian dari rangkaian Banda Heritage Festival 2025 di Desa Lonthoir, Kecamatan Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (28/11/2025).
Dalam sambutan Bupati Maluku Tengah yang dibacakannya, Saiful menekankan pentingnya FUN Run Budaya sebagai ruang kebersamaan, pelestarian budaya, dan momentum mengenalkan keindahan Banda kepada masyarakat luas.
“FUN Run Budaya bukan hanya kegiatan yang menyehatkan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan merayakan kekayaan budaya daerah yang ada. Kita berlari melewati wilayah yang menyimpan jejak sejarah, nafas budaya, dan pesona alam Banda sambil merasakan denyut kehidupan masyarakat yang ramah dan penuh tradisi,” ujar Kakanwil.
Dalam kesempatan tersebut pula, Kakanwil menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat desa di Lonthoir atas kontribusi aktif dalam pembentukan Koperasi Merah Putih dan Pos Bantuan Hukum (Posbakum). Keduanya merupakan program nasional Kementerian Hukum yang dihadirkan untuk memberikan akses layanan hukum dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat desa di Lonthoir yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam membangun Koperasi Merah Putih dan Posbakum. Ini langkah penting yang akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banda,” tambahnya.
Pelaksanaan FUN Run Budaya 5K menambah kemeriahan Banda Heritage Festival 2025, sebuah agenda yang setiap tahun menampilkan kekayaan budaya, sejarah rempah, dan kreativitas masyarakat Banda. Tahun ini, festival kembali mengangkat spirit pelestarian budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah kepulauan tersebut.
Jalur lari yang melintasi kawasan bersejarah di Lonthoir memberikan pengalaman unik bagi para peserta, menyatu dengan panorama alam Banda yang eksotis dan atmosfer perkampungan yang masih kuat dengan tradisi.
Kegiatan ini juga mendukung posisi Banda sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sekaligus memperkuat daya tarik Banda sebagai destinasi budaya dan sejarah yang mendunia. (HUMAS)
**) Ikuti berita terbaru Terasmaluku.com di Google News klik link ini dan jangan lupa Follow








