Hentikan Polemik, Gubernur Ajak Warga Dukung PSBB Ambon

by
FOTO : AKUN FACEBOOK MURAD ISMAIL

TERASMALUKU.COM,-AMBON– Gubernur Maluku Murad Ismail mengajak warga mendukung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai diberlakukan di Kota Ambon,  Senin (22/6/2020). Penerapan PSBB kata Gubernur untuk memperepat penanganan Covid-19 di Kota Ambon.

BACA JUGA : Gubernur : Saya Akan Berikan Penghargaan Bagi Daerah Taat PSBB

“Terhitung hari ini, Senin 22 Juni 2020 diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Kota Ambon, sebagaimana Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01.07/Menkes/358/2020, tantang penerapan PSBB di wilayah Kota Ambon, Provinsi Maluku dalam rangka percepatan penanganan Coronavirus Disease (Covid-19),”  kata Gubernur dalam status di akun facebook bernama Murad Ismail yang diunggah Senin (22/6/2020) pagi.

BACA JUGA : Walikota Undang Gubernur Turun Lihat PSBB

Loading...

Gubernur mengatakan pemberlakuan PSBB semata-mata bertujuan untuk menekan laju peyebaran pandemi covid-19 di Kota Ambon. Kota Ambon lanjut Gubernur saat ini menjadi klaster terbesar penyebaran penyebaran virus corona di Provinsi Maluku. Selain paling banyak terdapat kasus positif, saat ini transmisi lokal atau warga yang terserang wabah virus ini tanpa memiliki riwayat perjalanan.

“Terkait dengan itu, saya mengajak kita semua untuk dapat disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19, selama masa pemberlakuan PSBB ini. Marilah kita saling bergandengan tangan. Saat ini dibutuhkan kolaborasi dan energi postif bersama untuk menyelamatkan rakyat. Hentikan polemik yang tidak perlu, dan mari lahirkan kebijakan yang kongkrit dan efektif, demi kebaikan bersama,” tulis Gubernur dalam akun facebooknya.

Di hari pertama PSBB, Walikota Ambon Richard Louhenapessy memantau sejumlah titik pos pemeriksaan di pintu masuk dan keluar dari Kota Ambon. Seperti di pos pemeriksaan Negeri Laha, yang berbatasan dengan Negeri Hatu Kecamatan Leihitu Barat,  pos pemeriksaan Hunuth, pintu masuk ke Kota Ambon dan Kecamatan Leihitu dan pos perbatasan Passo Larier, yang berbatasan dengan Waitatiri Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. (ADI)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *