Hilangkan Kepenatan di Pantai Wisata Wamsoba, Buru Selatan

Hilangkan Kepenatan di Pantai Wisata Wamsoba, Buru Selatan

SHARE
Pantai Wisata Wamsoba Namrole Buru Selatan. FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,NAMROLE-DEBURAN ombat memecahkan ketenangan di pantai ini.Dalam hitungan detik, ombat pecah lagi, begitu seterusnya menjadi suasana terasa indah. Batu kerikil halus  bercampur pasir mengiasi pantai sejauh mata memandang, membuat pantai makin eksotis.

Angin menghebus sepoi-sepoi membuat terik matahari di Rabu 3 April 2017, siang itu tak terasa lagi. Aneka pepohonan  tumbuh berjejer rapi membuat suasana pantai makin astri. Suasana tenang, jauh dari keramaian serta hembusan angin sepoi itu membangkitkan rasa ngantuk pengunjung.

Inilah pantai dengan nama Wamsoba Desa Wali Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Provinsi Maluku. Pantai wisata ini berada di sebelah timur Kota Namrole, atau berjarak sekitar 10 kilometer dari ibukota Kabupaten Bursel. Pantai dengan luas sekitar 2,4 hektare itu dapat ditempu dari Namrole dengan kendaraan roda dua maupun empat sekitar 15 menit.

Di ketenangan dan indahnya pesona pantai wisata itu, pengunjung bisa melihat Pulau Oki, pulau tak bertuan yang selalu menarik kunjungan wisatawan karena alamnya. Dari pantai ini juga terlihat Pulau Ambalau serta hamparan Laut Banda yang bersih. Kapal-kapal yang hendak masuk dan keluar ke Kota Namrole bisa terlihat dari pantai ini.

Di waktu pagi, pengujung bisa menikmat indahnya sunset, matahari terbit. Setelah menikmati pesona pantai ini, pengunjung juga dapat menikmati indahnya alam bawa laut. Bibir pantai ini penuh dengan pasir halus. Lautnya bersih jauh dari sampah sehingga pengunjung nyaman dan aman bila berenang. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa snorkeling dengan terumbu karang yang indah.

Suasana pantai yang tenang mebuat pengunjung menghabiskan waktu di lokasi wisata ini untuk menghilangkan kepenatan dan beban  serta kejenuhan di tengah berbagai rutinitas mereka. “Pas kalau banyak masalah, menghilangkan kepenatan tempat yang asyik, ya datang ke pantai ini. Semua beban terasa hilang,” tutur Iwan (40), seorang sopir mobil pangkalan saat ditemui di pantai ini.

Pengunjung di Pantai Wisata Wamsoba

Menurut Staf Dinas Pariwisata Bursel Ikram Tuharea, Pantai Wamsoba mulai didata sejak dua tahun terakhir ini, setelah Pemkab Bursel menjadikan pariwisata sebagai salah satu potensi andalan daerah yang baru dimekarkan sebilan tahun silam itu.

“Pemkab mulai menata dan membangun berbagai sarana, fasilitas pendukung di tempat wisata Wamsoba ini, sehingga membuat orang tertarik datang ke sini,” kata Ikram saat ditemui di Pantai Wamsoba.

Di pantai ini, Dinas Pariwisata Bursel baru membangun sejumlah sarana dan fasilitas, seperti pintu masuk, jalan setapak dari batu beton, sejumlah gazebo dan toliet. Semua bangunannya menggunakan bahan batu alam dengan warna hijau dan hitam. Kesan alami terlihat dari bangunan – bangunan itu.

Ikram menyatakan, kedepan Dinas Pariwisata Bursel akan melakukan pengembangan atas pantai wisata itu. Selain dijadikan pusat rekreasi, Pantai Wamsoba juga akan dijadikan kawasan komersial, dengan melibatkan pihak swasta. Di lokasi ini akan dibangun cotage dan resort sehingga pengunjung bisa nginap di pantai wisata itu.

Pantai wisata Wamsoba hanya ramai di waktu libur saja. Di hari biasa, ya itu tadi, pengunjung menemukan ketenangan dan suasana pantai yang masih alami, jauh dari keramaian. “Wamsoba, seperti pantai wisata lainnya di Bursel telah memberikan ketenangan dan menghilangkan kepenatan bagi pengunjung, tidak lengkap kalau ke Bursel tidak ke pantai ini,” tutur Said Soseta (30) pengunjung pantai itu. (ADI)

loading...