Himbauan Bupati Buru Untuk Warganya Cegah Virus Corona, Jangan Keluar Rumah

by
Bupati Buru Ramly Umasugi kembali menghimbau warganya untuk tetap berada di rumah untuk mencegah penyebaran virus Corona, Sabtu (4/4/2020). FOTO : HUMAS PEMKAB BURU

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA-Dari hari ke hari, penyebaran virus Corona atau COVID-19 di wilayah Maluku terus mengalami kenaikan terutama di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Karena itu, Bupati Bupati Buru Ramly Umasugi kembali menghimbau warga di Kabupaten Buru untuk mewaspadai penyebaran virus Corona.

Untuk mecegah meluasnya virus corona ke Kabupaten Buru, Bupati meminta warganya untuk tidak keluar rumah aika dirasa tidak penting. Jika itu penting, namun bisa ditunda, maka itu lebih. “Jang kaluar rumah, kamong di rumah, par katong samua pu bae, Bupolo lawan corona,” demikian himbauan Bupati lewat pamfletnya, Sabtu (4/4/2020).

Bupati meminta semua pihak mengambil tangoing jawab untuk mencegah penyebaran virus corona di kabupaten dengan sebutan negeri Bupolo itu. Caranya ya mengikuti anjuran pemerintah, diantaranya melakukan social distancing dalam kehidupan keseharian, menage jarak, mengurangi perjumpaan dengan banyak warga, menghindari kontak fisik, menjaga kebersihan, jaga kesehatan, jaga pola hidup sehat serta tetap berolahraga.

Loading...

Bupati mengakui hingga kini belum ada pasien dalam pemantauan (PDP) apalagi pasien positif virus corona di Kabupaten Buru. Yang ada hanyalah  Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang berjumlah 33 kasus pada Kamis (2/4/2020).

“Hingga Kamis 2 April 20202, belum ada PDP apalagi yang positif, yang ada hanya OPD berjumlah 33 orang. Kami berdoa dan bekerja keras agar tidak ditemukan PDP hingga positif di daerah kami,” kata Bupati.

Bupati mengatakan untuk mecegah masuknya virus corona di Kabupaten Buru, pihaknya melakukan berbagai langkah antisipasi sesuai anjuran pemerintah pusat. Yakni, melibutkan aktivitas sekolah, aktivitas perkantoran, ASN bekerja dari rumah, melakukan pengawasan kepada penumpang kapal dan pesawat yang tiba di Kota Namlea, Ibukota Kabupaten Buru.

“Untuk pintu masuk ke Kabupaten Buru, baik lewat jalur laut dan udara kita tingkatkan pengawasan, setiap orang yang datang kita periksa suhu tubuh, periksa kesehatan dan data identitas mereka. Sementara untuk pintu masuk jalur darat dari Kabupaten Buru Selatan sudah ditutup sementara waktu,” ungkap Bupati. (ADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *