Hingga Agustus, Penjabat Negeri Administratif Gunak Belum Salurkan BLT Untuk Warnga

by
Masyarakat Negeri Administratif Gunak Kecamatan Kilmury Kabupaten SBT saat rapat mempertanyakan kinerja penjabat negeri. FOTO : Sofyan

TERASMALUKU.COM,-BULA-Masyarakat Negeri Administratif Gunak, Kecamatan Kilmury, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengakui sejak Januari hingga Agustus 2021, belum menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Penerima Keluarga Manfaat (PKM) dari Penjabat Suprihatin Rumagia, baik tahap satu dan tahap dua.

Masyarakat setempat mengetahui kalau Penjabat Negeri Administratif Gunak, Suprihatin Rumagia sudah mencairkan  BLT.

Bahkan masyarakat mengakui berulang-ulang kali penjabat janjikan untuk turun menyalurkan BLT bagi PKM yang telah didata. Tapi nyatanya sampai sekarang hanyalah omong kosong.

Kepada Terasmaluku.com di Bula Sabtu, (28/8/2021), seorang warga setempat yang minta namanya tidak disebutkan menyampaikan, sampai sekarang, penjabat belum melakukan pembagian BLT bagi PKM. Masyarakat khawatir, uang ratusan juta itu diperuntukkan salah sasaran.

“Dari Januari sampai dengan bulan Agustus tahun 2021 ini, katong seng (tidak) dapat BLT dari Penjabat Suprihatin Rumagia. Padahal, dia (penjabat) sudah janji ulang-ulang par (untuk) turun bagi,” kata pria asal Negeri Administratif Gunak.

Sebelumnya pada Rabu, (11/8/2021), Terasmaluku.com sudah mengkonfirmasi Penjabat Suprihatin Rumagia soal BLT tersebut.

Namun kata penjabat, soal BLT tanyakan langsung ke Camat Kilmury, Abdul Gafar Rumanama. “Kan konfirmasi BLT, tanyakan langsung ke Camat,” ucap Rumagia.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD SBT, Jafar Kwairumaratu mengatakan dana BLT sudah disalurkan ke rekening kas desa sebanyak sembilan bulan. Jika belum dibagikan, tanggung jawabnya ada di desa.

“Kalau bicara BLT, sudah sampai ke bulan ke sembilan ini. Uang itu sudah ada di rekening kas desa. Jadi kalau terlambat, itu tanggungjawabnya di Desa itu,” ucap Kwairumaratu kepada wartawan, Sabtu (21/8/2021).

Kwairumaratu menegaskan, dana BLT itu sudah di rekening kas desa. Karena itu ia minta segera dilakukan pencarian untuk dibagikan ke masyarakat sebagai Penerima Keluarga Manfaat (PKM).

“Karena uang sudah ada. Segera dicair dan harus dibagikan kepada keluarga selaku penerima BLT itu. Setahu saya, uang dari satu bulan lalu sudah ada di rekening desa, sampai bulan ke sembilan,” kata Kwairumaratu. (Sofyan).