Hingga Juni 2020 BPJAMSOSTEK Tual Ohoitel Un Bayarkan Manfaat Sebesar Rp 4,47 Milyar

by
BPJAMSOSTEK Tual Ohitel Un. FOTO : BPJAMSOSTEK

TERASMALUKU.COM,-AMBON-BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Peritis Tual Ohitel Un mengungkapkan, pembayaran klaim jaminan hingga 31 Juni 2020 mencapai Rp 4.47 Milyar atau naik 194 Persen dibandingkan periode di tahun sebelumnya.

“Kita telah membayarkan manfaat kepada peserta sebanyak 4,47 milyar rupiah, terdiri atas 588 kasus,” kata Kepala BPJAMSOSTEK Tual Ohitel Un, M Saleh Afif, Jumat (10/7/2020).

Saleh mengaku, terjadi peningkatan tahun ini dengan jumlah kasus 238 persen dan peningkatan jumlah manfaat sebanyak 194 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019.

Melonjaknya pembayaran manfaat klaim Jaminan itu diindikasikan juga terkait akibat dampak banyaknya terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan, akibat krisis pandemi global wabah virus Covid-19, yang juga melanda Indonesia. “Sehingga BPJAMSOSTEK bertanggungjawab untuk membayar karyawan yang di PHK,” ungkap Saleh.

Saleh mengatakan kami selalu berusaha memberikan pelayanan prima kepada peserta kami terutama saat saat sulit seperti sekarang ini. Pengajuan melalui online system adalah gratis dan tidak dipungut biaya jadi hindari percaloan dan pungutan liar.

Loading...

Saleh juga menjelaskan tentang peningkatan manfaat yang diraih peserta BPJAMSOSTEK dengan diterbitkannya PP No 82 Tahun 2019 yang menggantikan PP No 44 Tahun 2015.“Iuran bagi peserta progam BPJAMSOSTEK tidak mengalami kenaikan, justru manfaatnya terjadi peningkatan. Jadi manfaatnya naik, tapi iurannya tetap sama,” jelas Saleh

Ia menjelaskan tentang program jaminan kecelakaan kerja (JKK) yang mengalami kenaikan manfaat hingga 1.350%. Menurut Saleh, kini dengan PP No 82 Tahun 2019, dua anak dari peserta program JKK yang meninggal atau cacat total saat bekerja dan menjadi peserta minimal 3 tahun akan mendapat beasiswa dari taman kanak-kanak (TK) atau sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Biaya untuk TK sampai SD akan mendapat biaya Rp1,5 juta per anak per tahun, SMP mendapat Rp2 juta, dan SMA mendapat Rp3 juta, sedangkan perguruan tinggi akan mendapat Rp12 juta. Jadi total biaya maksimal mencapai Rp174 juta. Padahal sebelumnya hanya Rp12 juta dan terjadi peningkatan 1.350%,” paparnya.

“Jika sebelumnya, santunan kematian bagi ahli waris dari peserta program JKm hanya Rp24 juta, tetapi sekarang santunannya menjadi Rp42 juta dengan perincian biaya pemakaman Rp10 juta, santunan berkala Rp12 juta, dan santunan kematian Rp20 juta,” tambahnya lagi. (ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *