HMI Ambon Nilai Kebijakan Pemkot Soal Lahan TPU Terkesan Pesimis

by

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon menilai kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kota Ambon, untuk menyiapkan lahan seluas 1,8 hektar sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU) korban Covid-19 sangat menjatuhkan mental warga.

BACA JUGA : Kemungkinan Terburuk, Walikota : Kita Sudah Siapkan Lokasi TPU Untuk Korban COVID-19

Selain itu juga, langkah yang diambil terkesan buru-buru karena pemerintah takut gagal untuk mengatasi persoalan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. “Saya rasa kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Ambon ini sangat terburu-buru dan sudah menjatuhkan mental warga,” kata Ketua HMI Cabang Ambon Mozwar Tomagola kepada Terasmaluku.com, Rabu (15/4/2020).

Loading...

Menurut dia, saat ini yang harus menjadi fokus Pemerintah kota adalah memonitoring fasilitas kesehatan di setiap rumah sakit dan puskesmas di Kota Ambon. “Terutama APD bagi tenaga medis, masker gratis bagi warga dan sebagainya,” kata Mizwar.

Selain itu jua, kata Mizwar, pemerintah harus bergandengan dengan tokoh agama, untuk mendoakan dan membangun moril dari warga Ambon agar bisa lebih kuat untuk menghadapi pandemi virus yang sudah beredar di dunia.

Dia mengaku, langkah menyiapkan lahan untuk korban Covid-19, sekalipun merupakan ikhtiar baik, tapi hal tersebut akan menjadi bias dan membuat panik. “Ini keterlaluan namanya, Pemkot harus optimis. Kalau terkesan pesimis kaya gini yah, warga bisa apa,” katanya.

Mizwar juga mengatakan, HMI cabang Ambon sangat mendukung setiap langkah preventif yang ditempuh oleh pemerintah kota. Namun setiap kebijakan yang diambil harus secara wajar. “Sebab kebijakan menyiapkan lahan khusus untuk korban Covid-19 terkesan mengkonfirmasi ketidakmampuan dari pemerintah kota sendiri,” ujarnya. (ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *