HMI Tolak Tambah Indomaret Dan Alfamidi di Ambon

by

TERASMALUKU.COM,AMBON – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon menolak penambahan gerai Indomaret dan Alfamidi di Kota Ambon yang semakin menjamur.
Mereka menilai banyaknya Indomaret dan Alfamidi dapat mematikan usaha kecil masyarakat.

“Kita menolak penambahan indomaret dan Alfamidi di Kota Ambon, karena mematikan potensi ekonomi rakyat kecil yang ada saat ini,” kata Sekretaris Bidang Ekonomi dan Politik HMI Cabang Ambon, Kabir Latupono, ┬áJumat (27/12/2019).

Dia mengaku, sejak Indomaret menjamur di Kota Ambon, mereka melihat keresahan
para pedagang kecil, sehingga menjadi kewajiban pemerintah kota Ambon untuk melindungi kepentingan pedagang lokal yang ada saat ini.

“Pemerintah harus berpihak kepada ekonomi kerakyatan, berupa pembinaan dan pemberdayaan pelaku UMKM yang notabene milik rakyat dan segera mengkaji ulang tentang ijin pendirian Indomaret dan Alfamidi di Kota Ambon,” ujar Kabir.

Kabir menyebutkan, sesuai dengan penegasan amanat Undang-undang nomor 9 tahun 1995 tentang usaha kecil pasal 1 ayat 4 yang menjelaskan bahwa iklim usaha adalah kondisi yang diupayakan pemerintah berupa penetapan berbagai peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan di berbagai aspek kehidupan ekonomi.

Sehingga Usaha Kecil memperoleh kepastian kesempatan yang sama dan dukungan usaha yang seluas-luasnya agar berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri.

Menurtnya, Pemerintah Kota Ambon juga perlu mengkaji dan memperhatikan Permendag RI No.53 Tahun 2008 Tentang Penataan Dan Pembinaan Pasar Tradisional Pusat Perbelanjaan Dan Toko Modern, Perpres No. 112 tahun 2007 tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional pusat perbelanjaan dan toko modern, Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 1998 tentang pembinaan dan pengembangan usaha kecil.

“Apalagi gerai Indomaret sampai sudah menjamur di Desa dan Negeri seperti di negeri Amahusu. Ini artinya Pemkot terkesan main mata dengan korporasi swalayan Indomaret untuk sama-sama mematikan potensi pengusaha lokal di kota Ambon,” tandasnya.

Dia berharap, wakil rakyat di kota Ambon memperhatikan persoalan ini dan menyuarakan keluhan pedagang kecil di kota Ambon ini. (ALFIAN SANUSI)