Jadi Kurir Sabu-Sabu, Ibu Rumah Tangga di Ambon Ditangkap BNN

by

AMBON Seorang ibu rumah tangga di kawasan Wara Air Kuning Desa Batu Merah Kota Ambon, berinisial MH, ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku  karena kedapatan memiliki satu paket narkoba jenis sabu-sabu. MH, yang beranak empat itu  diketahui adalah kurir atau perantara jual beli sabu-sabu.

Kepala BNN  Maluku Kombes Arief Dimjati  menyatakan, tersangka ditanggkap atas laporan warga di sekitar rumahnya kalau ia menyimpan sabu-sabu. Arief menyatakan, tersangka ditangkap di rumahnya oleh petugas BNN  pada 11 Agustus lalu. “Setelah mendapat laporan dari warga, petugas  BNN langsung melakukan penggerebekan di rumahnya dan tersangka  tertangkap tangan membawa  satu pake sabu- sabu,” kata Arief  kepada wartawan di kantornya, Rabu (24/8).

Arief menyatakan, dalam penangkapan itu juga diamankan sejumlah barang bukti termasuk satu buah alat hisap sabu-sabu. Namun dalam keterangan pers ini, BNN hanya memperlihatkan tersangka, sedangkan barang bukti termasuk sabu-sabu tidak diperlihatkan. “Barang bukti satu paket sabu-sabu sementara dites di Laboratorium,” kata Arief.

Ia menyatakan berdasarkan keterangan tersangka, paket sabu sabu tersebut hendak diedarkannya kepada warga yang sudah memesannya. BNN juga sudah mengetahui seseorang yang menjadi bandar, pemasok sabu-sabu ke tersangka MH.  “Kita sudah ketahui bandarnya, pemasok sabu-sabu ke tersangka, dan sementara dikejar petugas,” katanya.

Saat ini tersangka ditahan di Rutan BNN Maluku. Menurut Arief, meski menjadi kurir sabu-sabu namun berdasarkan hasil tes urine,  tersangka tidak terbukti memakai  narkoba. Atas perbuatan itu, tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 atau pasal 114 ayat 1 undang undang RI  Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika  dengan  ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara. ADI